SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Dadang Supriatna Pastikan Insentif Guru Ngaji Bandung Tetap Cair

Dadang Supriatna Pastikan Insentif Guru Ngaji Bandung Tetap Cair

Kampung Adat Mahmud Desa Mekarrahayu Margaasih Bandung
Kampung Adat Mahmud Desa Mekarrahayu Margaasih Bandung

FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG — Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), kembali menunjukkan kedekatan emosionalnya dengan Kampung Mahmud, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih. Melalui agenda rutin Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Agung Mahmud pada Jumat (19/6/2026), orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini memanfaatkan momen tersebut untuk bernostalgia sekaligus mengawal langsung program pembangunan daerah.

Bagi KDS, Kampung Mahmud bukan sekadar wilayah administratif. Tempat bersejarah ini memiliki ikatan batin tersendiri sejak masa perjuangan politiknya dulu dalam Pilbup Bandung.

Berbagi Kebahagiaan di HUT ke-81 TNI, Kodiklatad Gandeng Seribu Pengemudi Ojol di Bandung

“Kembali ke Kampung Mahmud selalu memunculkan rasa rindu. Tempat ini bukan hanya kaya akan nilai historis dan spiritual, tetapi juga menjadi representasi identitas religius yang melekat di Kabupaten Bandung,” ungkap Dadang Supriatna.

Bupati Bandung Dadang Supriatna Pastikan Insentif Guru Ngaji Kabupaten Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna Pastikan Insentif Guru Ngaji Kabupaten Bandung

Infrastruktur dan Kesejahteraan Guru Ngaji Jadi Prioritas

Dalam lawatannya, Bupati Bandung menyempatkan diri mengecek langsung hasil pengaspalan dan perbaikan jalan di kawasan Desa Mekarrahayu. Peningkatan infrastruktur jalan ini diharapkan mampu mendongkrak mobilitas warga, baik untuk urusan ekonomi, interaksi sosial, maupun kegiatan ibadah.

Penguatan Ketahanan Ideologis: Tanggapan BPIP Terhadap Pidato Menlu Sugiono di PBB

Di samping fokus pada pembangunan fisik, Dadang Supriatna membawa kabar baik terkait program keumatan. Ia menegaskan bahwa insentif untuk para guru ngaji dipastikan akan terus bergulir. Kebijakan ini tetap dipertahankan sebagai skala prioritas, meskipun kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tantangan akibat penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

Menurut KDS, peran para pendidik al-Qur’an sangat vital dalam membentengi moral generasi muda. Oleh karena itu, apresiasi berupa insentif bulanan bagi ribuan guru ngaji, marbot, dan amil di Kabupaten Bandung akan tetap dikawal secara maksimal.

Mengenang H. Rudi Agus Mulyana: Sosok Penghubung Komunikasi Antara Jurnalis Polda Jabar dan Kepolisian

Merawat Warisan Sejarah Kampung Adat Mahmud

Selain membawa misi pembangunan, KDS juga mengajak masyarakat luas untuk bahu-membahu melestarikan eksistensi Kampung Mahmud sebagai salah satu pusat peradaban Islam tertua di tatar Sunda.

Sebagai informasi, Kampung Mahmud merupakan kampung adat berbasis Islam yang dirintis oleh ulama besar, Eyang Dalem Abdul Manaf. Hingga hari ini, masyarakat setempat masih memegang teguh petuah leluhur dan kearifan lokal. Salah satu buktinya terlihat pada arsitektur Masjid Agung Mahmud yang tetap mempertahankan struktur tradisional berbahan kayu dan bambu sesuai dengan aturan adat setempat.

Kasus Kematian Agnis Jance Zebua di Nias Mandek 5 Bulan, Tim Hukum Datangi Hotman 911 Minta Keadilan

KDS menekankan bahwa peninggalan para waliyullah ini harus dirawat oleh generasi penerus agar nilai spiritualitasnya tidak luntur tergerus zaman.

Respons Positif Warga Setempat

Kehadiran Bupati Bandung di tengah-tengah warga mendapat sambutan hangat. Roby Prasetya (29), salah seorang pemuda asal Desa Mekarrahayu, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perbaikan jalan yang kini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, meski ia berharap pengorbanan jalan tersebut bisa tuntas sepenuhnya.

Pererat Kemanunggalan dengan Rakyat, Danpusdik Kodiklatau Tutup Kejuaraan Panglima TNI Cup Merpati Balap

Apresiasi serupa datang dari remaja Kampung Mahmud, Muhamad Zakaria (16). Ia mengaku senang bisa bertatap muka langsung dengan pemimpin daerah, terlebih dalam kesempatan tersebut ia juga menerima bantuan sosial berupa sembako.

Agenda Jumling ini menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan penguatan nilai-nilai keagamaan demi mewujudkan visi Kabupaten Bandung yang semakin “Bedas”.***

Melihat Lebih Dekat Kekuatan Militer: Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Buka Pameran Alutsista TNI AD di Soreang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×