FWPJABAR.COM, KOTA BANDUNG — Stadion Padjajaran yang berlokasi di Jalan Padjajaran No. 37, Kota Bandung, mendadak riuh dan penuh semangat pada Kamis (24/9/2026). Di tempat inilah, Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., secara resmi mengibarkan tanda dimulainya Open Tournament Atletik Tingkat Nasional berebut Piala Panglima TNI.
Ajang bergengsi ini dihelat sebagai bagian dari rangkaian semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Kehadiran kejuaraan ini sekaligus difungsikan sebagai kawah candradimuka bagi para atlet tanah air untuk menguji hasil latihan, menambah jam terbang, serta menempa mental bertanding di level tertinggi.
Dalam pidato pembukaannya, Mayjen TNI Kosasih memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang olahraga skala nasional tersebut. Ia menekankan bahwa esensi utama dari sebuah kompetisi bukan sekadar merengkuh piala, melainkan wadah pembentukan karakter yang luhur.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang untuk meraih prestasi dan menjadi juara, tetapi juga menjadi sarana membangun sportivitas, meningkatkan kualitas atlet, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat juang dan disiplin,” ungkap Mayjen TNI Kosasih di hadapan para peserta.
Jenderal bintang dua tersebut mengingatkan bahwa lahirnya seorang juara sejati tidak pernah terjadi secara instan. Diperlukan proses panjang yang melibatkan cucuran keringat lewat latihan keras, komitmen tinggi pada kedisiplinan, ketekunan tiada tara, serta mental pantang menyerah.
Lebih lanjut, ia menilai karakter yang ditempa melalui arena olahraga memiliki kemiripan DNA dengan jiwa seorang prajurit militer yang tangguh, berani, bertanggung jawab, dan disiplin. Oleh sebab itu, momentum kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang sehat, bugar, dan berdaya saing tinggi.

Tak lupa, Mayjen TNI Kosasih juga menitipkan pesan khusus kepada segenap wasit, juri, serta panitia agar mengawal jalannya pertandingan secara profesional, objektif, dan memegang teguh prinsip fair play demi kelancaran seluruh agenda.
Kepada seluruh atlet yang berlaga, ia berpesan agar mengerahkan kemampuan maksimal seraya tetap merawat kehormatan sportif di setiap cabang yang dipertandingkan.
“Menang adalah prestasi, tetapi menjaga kehormatan dan sportivitas adalah kebanggaan. Bertandinglah dengan penuh semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jangan pernah menyerah,” pesannya memotivasi.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Pangdam menaruh harapan besar agar lahir bibit-bibit atlet nasional potensial yang kelak mampu mengibarkan Sang Saka Merah Putih serta mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Open Tournament Atletik Tingkat Nasional dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya menandai dimulainya kompetisi.***


Komentar