Kota Bandung – Universitas Sangga Buana Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) Bandung kembali mencatat sejarah dengan menyambut ribuan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar sejak Sabtu, 11 Oktober hingga Senin, 13 Oktober 2025.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang penting bagi para mahasiswa baru di kampus dengan akreditasi unggul, untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus memperkuat semangat kebangsaan dan nasionalisme.
Menariknya, tahun ini USB YPKP turut menyambut tujuh mahasiswa mancabegara asal Sudan yang resmi bergabung dalam berbagai program studi k
Kehadiran mereka menjadi penanda langkah nyata USB YPKP menuju kampus bertaraf internasional, sekaligus menunjukkan komitmen universitas dalam memperkuat jati diri kebangsaan Indonesia di tengah arus globalisasi.
Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, menegaskan komitmen kampus dalam menghadapi tantangan global.
“Kami menyambut tujuh mahasiswa dari Sudan yang tersebar di hampir seluruh program studi, mulai dari D3, S1, hingga S2. Ini adalah bagian dari kerja sama internasional kami, tidak hanya dengan Asia, tetapi juga Eropa dan Afrika, termasuk Sudan,” ujarnya kepada perwakilan Forum Wartawan Pendidikan Jabar usai membuka kegiatan PKKMB di Jalan KHP Hasan Mustopa No 68, Kota Bandung.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa asing ini memperkuat posisi USB YPKP sebagai kampus unggul dan kompetitif di kancah global. Selain Sudan, USB YPKP juga menjalin kerja sama pendidikan dengan Timor Leste, yang telah melahirkan lulusan berprestasi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.
Ke depan, kampus ini menyiapkan ekspansi kerja sama ke Slovakia, Korea Selatan, dan Jepang, khususnya melalui program pertukaran pelajar.
“Menariknya, perusahaan Jepang telah mendekati kami untuk menyiapkan lulusan dengan kualifikasi sesuai kebutuhan mereka. Ini peluang besar bagi kami untuk meningkatkan kualitas akademik dan infrastruktur kampus,” tambah Didin.
Dengan kehadiran mahasiswa asing dan penguatan materi wawasan kebangsaan, USB YPKP menegaskan diri sebagai institusi pendidikan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menghasilkan lulusan berdaya saing global dengan akar kebangsaan yang kokoh.
“Kami ingin lulusan USB YPKP tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga internasional, sambil tetap menjaga jati diri bangsa Indonesia,” tutup Dr. Didin.
PKKMB tahun ini juga menghadirkan Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Yudi Chandrajaya, M.A. sebagai narasumber utama materi wawasan kebangsaan. Dalam sesi tersebut, Yudi menekankan pentingnya menanamkan jiwa nasionalisme pada generasi muda.
“Mahasiswa USB YPKP dididik untuk menjadi generasi yang memiliki semangat juang tinggi dan wawasan global. Siapa tahu, salah satu dari mereka kelak menjadi presiden atau menteri,” ujarnya.
Materi yang disampaikan menggugah semangat mahasiswa untuk menjaga marwah kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi.
Kehadiran Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Dr. Yasir Muhammad Ali, turut menambah kebanggaan. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat USB YPKP.
“Saya merasa seperti di rumah setiap kali datang ke Bandung. Kami bangga melihat mahasiswa Sudan belajar di sini. Ke depan, kami berharap lebih banyak pelajar Sudan menimba ilmu di USB YPKP. Kami juga membuka peluang pertukaran budaya dan investasi di bidang pendidikan,” katanya.
Yasir menambahkan, beberapa profesor dari Sudan akan mengajar di USB YPKP, sementara dosen dari USB YPKP juga akan berkunjung ke Sudan.
Sementara itu, Ketua YPKP, Dr. Ricky Agusiady, menegaskan dukungan penuh yayasan terhadap keberlanjutan pendidikan di USB YPKP.
“Kami fokus pada pengembangan SDM, peningkatan keterampilan dosen, dan penyediaan fasilitas pendidikan, termasuk dukungan finansial untuk pengembangan kampus,” ungkapnya.
Sebagai informasi, USB YPKP Bandung memiliki berbagai fakultas dan program studi unggulan. Fakultas Ekonomi meliputi Prodi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi. Fakultas Teknik terdiri atas Prodi S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Informatika, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin, dan Sistem Informasi.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) memiliki Prodi S1 Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis. Untuk jenjang Pascasarjana, tersedia Prodi S2 Manajemen, S2 Akuntansi, dan S2 Teknik Sipil.
Sedangkan pada Program Vokasi, terdapat Prodi D3 Keuangan dan Perbankan, D3 Akuntansi, serta D3 Teknik Informatika. (FWP)***
Komentar