Kota Bandung- Di tengah hiruk-pikuk kawasan Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung, SD Maleber Utara menjadi saksi nyata betapa bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) mampu mengubah wajah pendidikan. Sekolah yang berada di Gang Bakti II No. 27-245 itu kini berdiri lebih layak, penuh semangat baru, dan tersenyum bersama para siswanya yang kembali percaya diri menapaki hari-hari belajar.
Program bantuan dari Pemerintah Kota Bandung ini bukan sekadar angka di atas kertas. Di SD Maleber Utara, manfaatnya terasa dari setiap ruang kelas, dari talang air yang kini tak lagi bocor hingga taman sekolah yang lebih hidup.
“Terima kasih Dinas Pendidikan Kota Bandung serta Pemerintah Kota Bandung yang sudah meluncurkan bantuan RMP ini. Ini sangat membantu sekolah kami,” ujar Siti Hasanah, S.Pd., SD., Kepala Sekolah SD Maleber Utara, penuh rasa syukur saat menerima kunjungan Forum Wartawan Pendidikan Jawa Barat, baru-baru ini.
Siti menuturkan, bantuan RMP dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Kota Bandung. Melalui program ini, perlengkapan sekolah siswa dari kelas I hingga VI dapat terpenuhi. Bahkan, dana RMP turut membantu menyelesaikan pembangunan yang tak sempat ditanggung dana BOS.

Smart TV menjadi salah satu sarana belajar di era digital
“Yang operasionalnya digunakan ke sarana-prasarana juga renovasi sekolah. Di antaranya seperti perbaikan talang air toilet, talang air perpustakaan, ruang UKS, taman sekolah, dan pembuatan keran untuk wudhu,” jelas Siti.
Selain itu, sekolah juga memanfaatkan dana RMP untuk membeli satu unit televisi 41 inci guna mendukung kegiatan Kelas Sehat Sekolah (KSS). Televisi ini digunakan untuk memandu senam pagi siswa agar lebih menarik.
“Jadi anak-anak tidak perlu lagi mencontoh guru, cukup melihat dari layar televisi,” tambahnya.
Dalam pendistribusian bantuan personal, Siti memastikan transparansi berjalan baik. Ia menggelar rapat bersama orang tua, lalu menyalurkan uang sebesar Rp 490.000,00 per siswa pada 2 September 2025. Untuk perlengkapan sekolah, para siswa diwajibkan memiliki seragam khas sekolah, namun Siti memberi kebebasan orang tua untuk berbelanja di mana saja.

Perbaikan langit-langit sekolah
“Kami hanya menyediakan toko. Namun kalau ada orang tua yang tidak mau dan tidak cocok untuk berbelanja di toko yang bekerja sama dengan kami, kami persilakan beli di luar. Yang penting orang tua mengumpulkan faktur atau kwitansi beserta foto barang yang telah dibeli,” tegasnya.
Meski masih ada satu hingga dua orang tua yang belum menyerahkan faktur dan foto barang, Siti menyebut pelaksanaan RMP di sekolahnya berjalan lancar. Ia juga menilai akan lebih efektif jika ke depan sekolah diberi wewenang kembali dalam pengelolaan bantuan, tentu dengan tetap mematuhi aturan Dinas.
“Mudah-mudahan RMP ke depannya dapat dikelola kembali oleh sekolah. Namun apapun bentuknya, kami akan selalu mengikuti arahan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung,” pungkasnya.
Fokus Siti di 2025: Mengembangkan Ekskul Angklung
Tahun 2025 menjadi masa fokus Siti dalam mengembangkan ekstrakurikuler angklung, sejalan dengan kewajiban program “Andung Ngangklung” di jenjang SD. Ia berencana memenuhi kebutuhan alat musik tambahan agar pelatih bisa lebih maksimal.
“Kebetulan operasional RMP tahun ini lebih banyak di pembangunan. Jadi untuk mengembangkan sarana-prasarana angklung sedikit tersendat. Insya Allah di tahun 2026 kami akan memenuhinya,” tuturnya.

Mempercantik taman sekolah
Ekskul angklung di SD Maleber Utara tergolong baru, namun antusias siswa cukup tinggi. Siti berharap murid-muridnya bisa tampil di berbagai lomba. Selain angklung, sekolah juga menerapkan berbagai program pembiasaan karakter: upacara setiap Senin, literasi di Selasa, kegiatan KSS di Rabu, ekskul Pramuka dan angklung di Kamis, serta salat dhuha bersama di Jumat.
Siti juga memiliki cita-cita menambah alat kasidah untuk menunjang lomba pentas PAI di tingkat Kecamatan.
“Siapa tahu anak-anak bisa lebih terlatih dengan adanya alat-alat kasidah tersebut. Insya Allah ke depannya bisa dibantu RMP juga kalau cukup,” ujarnya penuh harap.
Kini, SD Maleber Utara memiliki sekitar 70 siswa. Dengan semangat yang terus menyala, Siti yakin siswanya akan tumbuh menjadi anak-anak yang berkembang, kreatif, dan berkarakter baik.
“Harapan kami, jumlah siswa meningkat dari tahun ke tahun. SD Maleber Utara bisa lebih maju dan terus berkembang,” pungkasnya penuh optimisme. (FWP)***
Komentar