Event
Beranda / Event / Secure and Grow 3 Assets 2026: Strategi Aman Hadapi Krisis Global

Secure and Grow 3 Assets 2026: Strategi Aman Hadapi Krisis Global

Seminar Secure and Grow 3 Assets 2026 Keygold dan Keysilver di Bandung
Seminar Secure and Grow 3 Assets 2026 Keygold dan Keysilver di Bandung

FWPJABAR.COM, Bandung – Menghadapi ketidakpastian ekonomi global menuju 2026, Keygold dan Keysilver menggelar seminar bertajuk “Secure and Grow 3 Assets 2026” pada 10 Januari 2026 di Ballroom Sariater Kamboti Hotel, Bandung. Seminar ini mengajak peserta mempelajari cara mengamankan aset sejak hari ini sekaligus menumbuhkannya secara strategis menghadapi dinamika ekonomi mendatang.

Acara ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga membekali peserta dengan insight praktis mengenai tiga aset utama yang dinilai relevan di tengah perubahan ekonomi global, yakni emas, perak, dan bitcoin.

CEO PT. KGI dan PT. KSI, Agi Andrian, dalam wawancara menyampaikan bahwa 2026 diproyeksikan sebagai tahun penuh tantangan, sehingga masyarakat perlu memiliki strategi perlindungan aset yang tepat.

CEO PT. KGI dan PT. KSI, Agi Andrian saat memberikan insight emas, perak dan bitcoin
CEO PT. KGI dan PT. KSI, Agi Andrian saat memberikan insight emas, perak dan bitcoin

“Orang bilang tahun 2026 sedang tidak baik-baik saja. Bukan hanya di Bandung atau Indonesia, tapi juga di dunia. Pertanyaannya adalah bagaimana supaya kita dan keluarga tetap aman, sekaligus asetnya bisa bertumbuh. Minimal harus punya tiga aset,” ujar Agi.

Menurut Agi, tiga aset tersebut telah terbukti memberikan perlindungan nilai dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir, dirinya mengandalkan aset komoditas sebagai fondasi keamanan finansial.

Kwarcab Kabupaten Bandung Bekali Kepala TK dengan Orientasi Pramuka untuk Penguatan Karakter Anak

“Untuk keamanan, kita simpan di aset commodity, yaitu emas dan perak, ditambah bitcoin sebagai diversifikasi aset digital,” jelasnya.

Agi memaparkan, berdasarkan kinerja lima tahun terakhir, perak menjadi aset dengan pertumbuhan tertinggi secara global, disusul emas dan bitcoin. Tren tersebut, menurutnya, masih berpotensi berlanjut di 2026.

Dimoment seminar dilakukan Launching Produk Baru Keygold Lotus archi, kerjasama PT. KGI & PT. KSI dengan Lotus Archi
Dimoment seminar dilakukan Launching Produk Baru Keygold Lotus archi, kerjasama PT. KGI & PT. KSI dengan Lotus Archi

“Tahun 2025 perak nomor satu, emas nomor dua, bitcoin nomor tiga. Kemungkinan 2026 perak tetap nomor satu, emas nomor dua, dan bitcoin nomor tiga secara alokasi aset,” katanya.

Meski demikian, Agi menekankan bahwa tidak ada aset yang bisa dijamin selalu memberikan imbal hasil tertinggi. Oleh karena itu, diversifikasi menjadi kunci utama.

“Di portofolio saya, perak paling besar, lalu emas, kemudian bitcoin. Tapi bisa saja di 2026 bitcoin justru kenaikannya paling tinggi. Karena itu pentingnya diversifikasi,” ujarnya.

BPIP Tekankan Diplomasi Ekonomi Berbasis Pancasila di Tengah Rivalitas Global

Seminar ini dimoderatori oleh Jaswadi dan menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, di antaranya Marianto Tjandra selaku Precious Metal Consultant, Agi Andrian (CEO PT KGI & KSI), Ferdian Setiadi (Brand Ambassador PT KGI & KSI), Ustadz Devin Halim Wijaya, Ustadz Abu Ibrahim Heykal Sya’ban, serta Uncle Didi dari Tim Peaceful Land Rumah Teduh.

Marianto Tjandra Pembicara membahas strategi investasi emas dan perak fisik
Marianto Tjandra Pembicara membahas strategi investasi emas dan perak fisik

Precious Metal Consultant Marianto Tjandra dalam pemaparannya menekankan pentingnya kepemilikan emas dan perak fisik sebagai aset perlindungan di masa krisis.

“Kalau bapak ibu beli mobil, yang dibutuhkan mobil fisik. Beli rumah, yang dibutuhkan rumah fisik, bukan fotonya. Begitu juga dengan emas dan perak,” tegas Marianto.

Ia mengingatkan bahwa menabung emas dan perak dalam bentuk digital tanpa kepemilikan fisik ibarat hanya memiliki gambar aset.

“Emas dan perak itu melindungi kita di masa krisis, seperti rumah yang melindungi dari panas dan hujan. Kalau rumahnya tidak ada, kita tetap kehujanan. Jadi menabunglah emas dan perak fisik,” katanya.

Pendapatan Daerah Digenjot, Ini Strategi Bapenda KBB

Selain edukasi finansial, seminar “Secure and Grow 3 Assets 2026” juga menjadi ajang charity. Sebagian rangkaian kegiatan didedikasikan untuk mendukung Rumah Teduh serta penyaluran bantuan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera.

Asep Fredi, Peserta seminar investasi aman menghadapi 2026
Asep Fredi, Peserta seminar investasi aman menghadapi 2026

Salah satu peserta seminar, Asep Fredi, warga Cimahi, mengungkapkan alasannya bergabung dengan komunitas PT KGI dan KSI. Ia mengaku tertarik memulai investasi emas dan perak karena dinilai lebih aman dan memiliki nilai jangka panjang.

“Saya ingin aset yang jelas dan bisa dipegang. Setelah ikut seminar dan bergabung di komunitas, saya semakin yakin untuk mulai investasi emas dan perak,” ujarnya.

Melalui seminar ini, Keygold dan Keysilver berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi 2026 dengan strategi aset yang aman, stabil, dan bertumbuh, sejalan dengan semangat “easy come, easy grow.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *