Program bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) yang digulirkan Pemerintah Kota Bandung merupakan salah satu kebijakan yang patut diapresiasi. Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah, tanpa terbebani biaya yang kerap menjadi penghalang utama dalam keberlangsungan pendidikan.
Dari sisi siswa ekonomi lemah, kehadiran bantuan ini jelas memberikan harapan. Banyak keluarga di Kota Bandung yang masih berjuang memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Dalam situasi demikian, biaya sekolah sering kali dianggap beban tambahan yang sulit dipikul. RMP hadir sebagai jembatan agar anak-anak tetap memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan. Selain meringankan beban finansial, program ini juga berdampak psikologis: siswa merasa lebih percaya diri dan tidak merasa termarjinalkan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Tidak kalah penting, sekolah swasta juga merasakan manfaatnya. Selama ini, sekolah swasta kerap dipersepsikan hanya untuk kalangan menengah ke atas. Padahal, banyak sekolah swasta kecil di Bandung yang justru berdiri di tengah masyarakat dengan murid dari berbagai latar belakang ekonomi. Bantuan RMP memungkinkan sekolah swasta tetap mendapatkan siswa baru dari keluarga kurang mampu, sehingga keberlangsungan operasional sekolah dapat terjaga. Ini sekaligus mencegah disparitas yang terlalu tajam antara sekolah negeri dan swasta.
Lebih jauh, program RMP juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mempersempit kesenjangan pendidikan. Dengan distribusi bantuan yang tepat sasaran, anak-anak dari keluarga rentan tetap bisa bersekolah di lingkungan yang mereka pilih, baik negeri maupun swasta. Hal ini bukan hanya investasi bagi masa depan individu, melainkan juga bagi pembangunan sosial Kota Bandung secara keseluruhan.
Namun, tentu ada tantangan yang perlu diantisipasi. Pertama, soal ketepatan sasaran: jangan sampai bantuan justru dinikmati mereka yang sebenarnya mampu. Kedua, besaran bantuan harus terus dievaluasi agar relevan dengan kebutuhan biaya pendidikan yang terus meningkat. Dan yang terakhir, kolaborasi dengan sekolah perlu ditingkatkan agar penggunaan bantuan benar-benar efektif.
Pada akhirnya, bantuan RMP Kota Bandung adalah langkah positif yang tidak hanya meringankan beban keluarga miskin, tetapi juga menjadi penyelamat bagi sekolah swasta yang membutuhkan dukungan keberlangsungan. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, program ini bisa menjadi model kebijakan pendidikan yang inklusif sekaligus berkeadilan.***
Komentar