Pendidikan
Beranda / Pendidikan / SD Al Basyariah Bandung Kelola Bantuan RMP Perdana, Fokus Tingkatkan Kualitas Belajar dan Sekolah Nyaman

SD Al Basyariah Bandung Kelola Bantuan RMP Perdana, Fokus Tingkatkan Kualitas Belajar dan Sekolah Nyaman

RMP Tahun 2025 SD Al Basyariyah Kota Bandung
Kepala SD Al Basyariah, Wahid Ridwan, S.Pd.I., mengatakan bahwa penyaluran bantuan RMP di tahun 2024/2025 telah berjalan baik

Kota Bandung – SD Al Basyariah pada 2025 ini, menjadi tahun perdana merakan manfaat program bantuan Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) yang digulirkan Pemerintah Kota Bandung. Sekolah menyalurkan bantuan tersebut, dan sejauh ini pelaksanaannya berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Karena baru mengelola pertamq kali, pihak sekolah terus belajar dan beradaptasi dengan mengamati langkah-langkah sekolah lain dalam pengelolaan dana RMP, agar penggunaannya tepat sasaran dan bermanfaat.

Kepala SD Al Basyariah, Wahid Ridwan, S.Pd.I., mengatakan bahwa penyaluran bantuan RMP di tahun 2024/2025 telah berjalan baik sesuai arahan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.

RMP Tahun 2025 SD Al Basyariyah Kota Bandung

Suasana pembelajaran di kelas SD Al Basyariyah Kota Bandung

“Untuk bantuan personal kita akan tuntaskan di minggu ini, 5–11 Oktober 2025. Deadline pendistribusian dan pelaporan di akhir Oktober, dan Disdik juga sudah menjadwalkan monev untuk validasi di lapangan bulan ini,” ujar Wahid kepada perwakilan Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar, di Jalan Cibaduyut Lama, Kelurahan KebonLega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kamis (9/10/2025).

Kwarcab Kabupaten Bandung Bekali Kepala TK dengan Orientasi Pramuka untuk Penguatan Karakter Anak

Lanjutnya saat sosialisasi kepada orangtua, Wahid mengingatkan agar bantuan personal sebesar Rp 490 ribu per siswa digunakan untuk kebutuhan perlengkapan sekolah anak, bukan untuk keperluan lain.

Ia juga memberi kebebasan bagi orangtua untuk berbelanja di mana pun, asalkan disertai bukti kwitansi dan cap toko. Barang yang dibeli pun tidak harus seragam untuk semua siswa, jika sepatu atau tas masih layak, dana dapat dialihkan untuk membeli seragam atau perlengkapan lain.

RMP Tahun 2025 SD Al Basyariyah Kota Bandung

Pelayanan prima dan kenyamanan menjadi priotitas di SD Al Basyariyah Kota Bandung

Sedangkan untuk bantuan operasional, Wahid penggunaannya difokuskan pada peningkatan sarana belajar seperti perbaikan lapangan, media pembelajaran, serta dukungan terhadap program Kang Pisman Pemkot Bandung melalui penambahan fasilitas pengelolaan sampah.

Anggaran ini belum mencakup pengecatan ruang kelas karena Wahid memilih mengutamakan pengadaan alat-alat yang langsung menunjang kegiatan belajar, seperti CCTV, sound system, mixer, dan komputer untuk pelaksanaan ANBK serta Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa kelas VI.

Strategi Besar SMKN 2 Bandung Hadapi TKA 2026: Cetak Generasi Waluya yang Kompeten dan Siap Bersaing Global

“Mudah-mudahan RMP yang akan datang bisa digunakan untuk honor guru, karena saat ini belum bisa. Namun kami sangat mengapresiasi pendampingan dan pembinaan dari Disdik yang sangat memuaskan,” tambah Wahid.

Fokus Wahid: Sekolah Nyaman dan Ramah Lingkungan

RMP Tahun 2025 SD Al Basyariyah Kota Bandung

Laboratorium komputer salah satu fasiltas unggulan di SD Al Basyariyah Kota Bandung

Selain mengelola RMP, Wahid kini berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan melalui program “Sekolah Nyaman”.

Program ini diwujudkan lewat kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan kedisiplinan siswa, salah satunya dengan membawa wadah makanan sendiri saat jajan di sekolah guna mengurangi sampah plastik.

Diskusi FWP Jabar: Yomanius Untung Ungkap Pendidikan Gratis Tekan Kualitas, SPP Diusulkan Aktif Lagi

Program pengurangan sampah ini telah berjalan sejak awal tahun ajaran 2024/2025 dan menjadi bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.

RMP Tahun 2025 SD Al Basyariyah Kota Bandung

SD Al Basyariah salah satu sekolah berkualitas di Kota Bandung

Di sisi lain, pihaknya juga menerapkan pembiasaan harian yang beragam, mulai dari literasi budaya seperti Kamis Nyunda hingga literasi keagamaan, yang diperdalam setiap Jumat melalui kegiatan praktik langsung.

Dalam bidang ekstrakurikuler, SD Al Basyariah menyiapkan siswa untuk berprestasi di berbagai ajang seperti FLS2N, FLSN, dan FTBI, juga pada kegiatan karate, taekwondo, drumband, dan seni tari.

“Kami ingin siswa Al Basyariah tumbuh menjadi generasi berprestasi, baik secara akademik maupun non-akademik,” pungkasnya. (FWP)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *