Pendidikan
Beranda / Pendidikan / 177 Siswa SMP Kartika X-1 Terima Bantuan RMP, Sekolah Gratiskan SPP dan DSP

177 Siswa SMP Kartika X-1 Terima Bantuan RMP, Sekolah Gratiskan SPP dan DSP

Program RMP 2025 SMP Kartika X-I. Kota Bandung
Kepala Sekolah SMP Kartika X-1, Neni Triana S, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan RMP telah didistribusikan dengan tepat sasaran

Kota Bandung – Bantuan program RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) sangat membantu para siswa dari keluarga ekonomi kurang mampu dalam melanjutkan sekolahnya.

Program bantuan ini digulirkan oleh Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan Kota Bandung kepada sekolah-sekolah swasta khususnya jenjang SMP di Kota Bandung.

Terdiri dari bantuan personal dan operasional, untuk alokasi personal, di 2025 ini diberikan langsung kepada orangtua siswa dalam bentuk uang tunai. Begitu juga dengan SMP Kartika X-1 yang berlokasi di Jalan Cikuray No. 02 Komplek Pussenkav TNI AD. Pada 29 September 2025, pihak sekolah memberikan keterangan kepada awak media terkait bantuan ini.

Program RMP 2025 SMP Kartika X-I. Kota Bandung

Alokasi bantuan RMP, dimanfaatkan untuk peningkatan fasilitas meja kursi bagi siswa

Kepala Sekolah SMP Kartika X-1, Neni Triana S, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan RMP telah didistribusikan dengan tepat sasaran.

Kwarcab Kabupaten Bandung Bekali Kepala TK dengan Orientasi Pramuka untuk Penguatan Karakter Anak

“Alhamdulillah bantuan RMP kami sudah dibagikan sejak 25 Agustus 2025. Dan itu sudah diberikan kepada mereka yang memang ekonominya kurang mampu. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena bantuan ini sangat bermanfaat, baik secara personal maupun secara operasional sekolah,” ungkap Neni di ruang Kepala Sekolah.

Secara operasional, Neni menggratiskan biaya SPP dan DSP kepada para penerima RMP sebanyak 177 siswa. Untuk mengganti SPP sebesar Rp135 ribu dan DSP sebesar Rp1,6 juta, yang di dalamnya termasuk uang pangkal dan sebagainya. Dengan besaran nominal tersebut, Neni berharap bantuan RMP bisa terus meningkat dari segi nilai.

Program RMP 2025 SMP Kartika X-I. Kota Bandung

Sedangkan Dimas Hari Prasetyo, S.Sos., Kepala Tata Usaha SMP Kartika X-I Kota Bandung

Menurut Neni, idealnya bantuan RMP minimal diangka Rp 3,5 juta persiswa, yang di dalamnya tidak termasuk uang seragam sekolah atau seragam khas karena seragam termasuk ke dalam bantuan personal.

Sedangkan Dimas Hari Prasetyo, S.Sos., Kepala Tata Usaha sekaligus ketua pelaksana kepanitiaan RMP, menyampaikan lebih jauh terkait bantuan personal dan operasional.

Strategi Besar SMKN 2 Bandung Hadapi TKA 2026: Cetak Generasi Waluya yang Kompeten dan Siap Bersaing Global

“Untuk operasional tentunya kita anggarkan di pembangunan. Seperti pembuatan mading, membeli layar proyektor untuk setiap kelas, bangku kelas baru, perbaikan aula, perbaikan ruang kelas, perbaikan CCTV, dan masih banyak lagi. Intinya, untuk sekolah manfaatnya sangat terasa. Jadi ada perbaikan dan penambahan fasilitas sekolah,” ungkap Dimas.

Program RMP 2025 SMP Kartika X-I. Kota Bandung

Renovasi gazebo

Sedangkan pada bantuan personal, sudah dalam tahap pengecekan kwitansi dan cap toko hasil para orangtua berbelanja keperluan sekolah anaknya. Struk atau kwitansi dan cap toko belanja adalah hal wajib untuk dikembalikan ke sekolah, karena itu menjadi bukti yang harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Pihak sekolah pun akan mengajukan sebanyak 177 siswa RMP untuk bantuan di tahun selanjutnya. Jumlahnya memang kebetulan sama dengan tahun ini. Data tersebut berdasarkan Disimdik serta arahan Disdik Kota Bandung.

“Khusus dalam bantuan personal ini cukup menyibukkan kami, karena masih ada beberapa orang tua yang belum mengembalikan struk belanjaannya ke kami. Itu dari bulan Agustus 2025 kemarin. Hal ini menunda kita dalam pembuatan laporan. Tinggal nunggu delapan orang lagi,” kata Dimas.

Diskusi FWP Jabar: Yomanius Untung Ungkap Pendidikan Gratis Tekan Kualitas, SPP Diusulkan Aktif Lagi

Program RMP 2025 SMP Kartika X-I. Kota Bandung

Kegiatan belajar mengajar di SMP Kartika X-I Kota Bandung

Dengan adanya bantuan RMP, Dimas berharap fasilitas sekolah dapat lebih memadai dari tahun sebelumnya serta para siswa yang tidak mampu dapat bersekolah dengan baik tanpa adanya benturan dari segi biaya. Karena pada dasarnya, RMP bukanlah sesuatu yang bersifat gratis, namun berupa bantuan dari Pemerintah.

Dari sisi jumlah siswa, di tahun 2025 tercatat ada 355 orang. Hal ini mengalami peningkatan, di mana pada tahun sebelumnya siswa yang diterima adalah sebanyak 348 orang.

“Karena siswa kelas VII juga di kita sekarang 133 dari yang tahun sebelumnya 104 orang. Alhamdulillah kita juga jadi menambah kelas, dari yang asalnya 4 kelas jadi 5 kelas. Trennya di sini positif, alhamdulillah,” pungkasnya. (FWP)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *