SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Desa Cibiru Wetan Masuk Peringkat Dua Nasional dalam Ajang Desa Digital 2026

Desa Cibiru Wetan Masuk Peringkat Dua Nasional dalam Ajang Desa Digital 2026

Penyerahan penghargaan Juara 2 Lomba Desa Digital Nasional kepada Desa Cibiru Wetan di Boyolali
Penyerahan penghargaan Juara 2 Lomba Desa Digital Nasional kepada Desa Cibiru Wetan di Boyolali

FWPJABAR.COM, BOYOLALI – Upaya transformasi digital yang konsisten mengantarkan Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, meraih peringkat kedua Lomba Desa Digital Tingkat Nasional 2026. Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian peringatan Hari Desa Nasional, Kamis (15/1/2026), di Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kompetisi yang digelar oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT) ini mempertemukan desa-desa terpilih dari berbagai provinsi yang dinilai berhasil mengembangkan layanan publik berbasis teknologi. Dari puluhan ribu desa yang masuk tahapan seleksi nasional, Desa Cibiru Wetan mampu menunjukkan performa unggul.

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa oleh SMSI: Menjaga Stabilitas dan Memperkuat Fondasi dari Akar Rumput

Inovasi Digital Dorong Layanan Publik Desa

Keberhasilan tersebut menjadi pengakuan atas keseriusan pemerintah desa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pelayanan administrasi, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa.

Sebelumnya, Desa Cibiru Wetan juga mencatat prestasi di tingkat provinsi dengan meraih Predikat Pinunjul Kedua Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025, sebagai salah satu desa dengan kinerja pemerintahan terbaik.

BK DPRD KBB Diminta Telusuri Dugaan Ketidakdisiplinan Anggota Dewan

Apresiasi Pemkab Bandung dan Kemendes PDT

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Desa Cibiru Wetan menjadi bukti bahwa pembangunan desa berbasis digital di Kabupaten Bandung berjalan pada arah yang tepat.

“Capaian ini menunjukkan desa mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saya berharap prestasi ini menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik,” ujar Dadang Supriatna.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Luthfy Latief, menilai pencapaian Desa Cibiru Wetan tidak mudah diraih mengingat ketatnya persaingan nasional.

GMNI Tasikmalaya Sorot Tajam APBD 2025 Dinsos, Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Penggelembungan Anggaran

Kepala Desa Cibiru Wetan bersama pejabat Kemendes PDT usai penyerahan penghargaan
Kepala Desa Cibiru Wetan bersama pejabat Kemendes PDT usai penyerahan penghargaan

“Menjadi juara nasional dari lebih dari 75 ribu desa di Indonesia merupakan pencapaian luar biasa dan patut diapresiasi,” katanya.

Kolaborasi Jadi Kunci Transformasi Digital

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadiana Supriatna menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi jangka panjang yang melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, serta masyarakat desa sejak 2020.

OPERASI GABUNGAN BNN, BEA CUKAI, DAN POLDA KEPRI GAGALKAN PENYELUNDUPAN 2,6 TON METAMFETAMIN CAIR DI KAPAL BERBENDERA TANZANIA

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dan mengurangi kesenjangan digital. Ke depan, kami berencana mengembangkan command center desa agar tata kelola berbasis data semakin optimal,” ujarnya.

Dengan pendekatan kolaboratif dan inovasi berkelanjutan, Desa Cibiru Wetan semakin mengukuhkan posisinya sebagai desa adaptif dan kompetitif di tingkat nasional.

Kanwil DJKN Jawa Barat Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Perkuat Kualitas Layanan dan Integritas

Tim Kuasa Hukum Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan di Lembang, Percayakan Proses Hukum ke Polres Cimahi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×