Kota Bandung – Suasana meriah menghiasi acara puncak peringatan HUT ke-74, SMKN 2 Bandung. Berlangsung pada hari Selasa 30 September 2025, di kampus yang berada di Jalan Ciliwung No 4, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, selama satu hari penuh.
Berbagai tampilan band siswa dan guru, menghibur penonton. Di samping itu menghadirkan stan bazaar yang menawarkan jajanan makanan, minuman, hingga pakaian bekas atau thrifting.
Rangkaian acaranya dimulai sejak pukul 07.30. Dihadiri oleh warga sekolah dan sekitar 1.991 orang siswa dari kelas X hingga XII.
Tema kegiatan tahun ini adalah Arrchemagos yang berarti memulai kembali dari awal. Arrchemagos menjadi puncak dari serangkaian lomba yang telah diadakan sejak 22 September 2025.
Staf Kesiswaan SMKN 2 Bandung, Indra Purnamadinata, S.Pd., menyampaikan kegiatan ini dirancang khusus untuk warga SMKN 2 Bandung.
“Untuk perayaan ulang tahun SMKN 2 Bandung di tahun 2025 ini, kita merayakannya dengan cukup meriah. Jadi kegiatannya khusus internal warga SMKN 2, namun setiap jurusan dan antar kelas difasilitasi dengan beberapa lomba yang sudah dilaksanakan sejak 22 September 2025 lalu,” kata Indra, di sela-sela acara.
Penampilan Band dan Bintang Tamu

Staf Kesiswaan SMKN 2 Bandung, Indra Purnamadinata, S.Pd., di sela-sela acara puncak peringatan HUT ke-74, SMKN 2 Bandung
Pada puncak Arrchemagos, digelar festival band yang melibatkan siswa kelas X hingga XII. Penampilan peserta diselingi oleh bintang tamu dari ekskul band sekolah, guru, hingga band luar sekolah bernama Dukubox. Band ini merupakan relasi siswa yang sudah tiga kali tampil di SMKN 2 Bandung.
Menurut Indra, sekolah tidak membatasi kualifikasi penampilan band.
“Karena dalam sebuah band sangat dibutuhkan chemistry yang kuat, waktu latihan yang sama dan personel yang satu frekuensi,” jelasnya.
Festival band ini juga menjadi wadah bagi siswa yang berminat di bidang musik, tidak terkecuali Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) turut difasilitasi dalam lomba kejuruan.
“Intinya semua yang terlibat harus dari siswa-siswi SMKN 2 Bandung. Kalaupun mau melibatkan band luar, itu hanya bintang tamu. Bintang tamunya namanya Dukubox, band kenalan siswa dan mereka sudah manggung tiga kali di sini. Dukubox tampil di sela-sela penampilan peserta, tidak di akhir,” tambah Indra.
Bazaar Bertema Harry Potter

Salah satu stan bazzar, bertemakan Harry Potter
Selain tampilan band, bazaar sekolah juga menjadi daya tarik tersendiri. Kegiatan ini digelar oleh tim MGMP Kewirausahaan atau PKK, dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI.
Mengusung tema Harry Potter yang sejalan dengan filosofi Arrchemagos, siswa diajak untuk berjualan dari nol. Aktivitas berjualan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penilaian akhir.
“Jualan mereka itu sesuai dengan kreativitas masing-masing. Diusahakan setiap jualan harus berbeda. Ini didukung juga oleh orang tua siswa, dengan datang dan membeli produk yang dijual. Boleh stan apapun, tidak terpaku pada kelasnya sendiri,” ungkap Indra.
Untuk variasi, guru PKK menjual baju, celana, dan sepatu thrifting, agar siswa memahami bahwa berjualan tidak selalu harus makanan. Meski begitu, mayoritas siswa tetap memilih berjualan makanan karena lebih cepat habis. Penilaian mencakup penyediaan barang hingga manajemen produksi.
Lomba Sejak 22 September
Sebelum acara puncak, berbagai lomba sudah digelar sejak 22 September 2025. Peserta berasal dari siswa kelas X dan XI.
“Ada lomba di bidang olahraga, kesenian, bahasa, dan kejuruan. Dari olahraga mencakup bulutangkis, futsal, voli, basket, karate dan silat. Untuk kesenian terdiri dari tari tradisional dan modern dance. Dari bahasa, ada lomba public speaking bahasa Inggris, bobodoran Sunda, dan desain gambar,” papar Indra.

Suasana meriah Arrchemagos acara puncak HUT ke-74, SMKN 2 Kota Bandung
Untuk lomba kejuruan, bidang yang diperlombakan antara lain Teknik Mesin, Teknik Pengelasan, Rekayasa Perangkat Lunak (Cyber Security), Desain Komunikasi Visual, dan Animasi.
Tujuan lomba kejuruan adalah mencari siswa berbakat untuk dipersiapkan mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat kota. Siswa ABK pun turut berpartisipasi dalam lomba Desain Komunikasi Visual dan Animasi dengan penilaian tersendiri.
Kegiatan ini, menurut Indra, mampu memotivasi seluruh siswa untuk terlibat sesuai minat dan bakat masing-masing. “Bagi yang tidak suka olahraga bisa ikut lomba seni, dan yang tidak terlalu suka seni bisa terfasilitasi di lomba kejuruan,” katanya.
Penilaian dan Harapan
Lomba-lomba dinilai oleh guru internal serta tenaga ahli eksternal. Misalnya, futsal dinilai oleh pelatih berlisensi, sementara voli dan basket dinilai oleh mahasiswa PPL yang memiliki lisensi.
“Untuk pengumuman para pemenang lomba tadinya mau hari ini, cuma karena waktunya padat, kita undur jadi Senin depan. List pemenang dan hadiahnya sudah ada. Namun hari ini kita lebih fokus memfasilitasi siswa dari segi hiburan,” jelas Indra.
Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Bandung berharap dapat terus memfasilitasi siswanya dalam bidang akademik maupun non-akademik. Sekolah menargetkan lahirnya bibit unggul yang siap bersaing di ajang LKS maupun O2SN.
Indra menegaskan, khusus bidang non-akademik, banyak siswa SMKN 2 Bandung yang memiliki potensi luar biasa. (FWP)***
Komentar