Kota Bandung – Program RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) dari Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan terbukti memberi dampak besar bagi dunia pendidikan, salah satunya di SD Andir Mukti.
Sekolah ini menjadi salah satu penerima manfaat RMP dan merasa sangat terbantu, terutama dalam mendukung siswa dari keluarga kurang mampu agar terhindar dari risiko putus sekolah.
Melalui bantuan personal dan operasional, SD Andir Mukti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena bantuan tersebut salah satu program yang memiliki dampak dan manfaat yang besar.
Penggunaan Dana RMP: Dari Perbaikan Sekolah hingga Bantuan untuk Siswa

Sarana prasara SD Andir Mukti Kota Bandung terus ditingkatkan
Kepala SD Andir Mukti Kota Bandung, Mariyam, S.Ag., S.Pd., menjelaskan bahwa dana operasional RMP di sekolahnya digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana.
“Pada bantuan operasionalnya, digunakan untuk perbaikan sekolah. Kebetulan beberapa hari ke belakang ada beberapa kebocoran saat hujan,” ujar Mariyam di ruang kerjanya, Jalan Jend. Sudirman No. 1933, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, kepada perwakilan Forum Wartawan Pendidikan Jabar, Selasa (7/10/2025).
Selain perbaikan atap, dana operasional juga dialokasikan untuk memperbaiki toilet guru, membeli meja dan kursi guru serta ruang kelas, dan mengganti pintu ruang guru dengan baja ringan.

SD Andir Mukti Kota Bandung menanamkan keterampilan dasar kehidupan sehari-hari, seperti menyetrika baju
Sementara itu, bantuan personal RMP sudah dibagikan kepada orangtua siswa pada 4 September 2025, setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi pada 2 September 2025.
Mariyam menegaskan kepada para orangtua bahwa bantuan tersebut wajib digunakan untuk keperluan sekolah anak-anak, bukan untuk kebutuhan lain seperti sembako.
Kendala di Lapangan dan Usulan Perbaikan Sistem
Meskipun pelaksanaan berjalan lancar, Mariyam mengaku pembagian bantuan langsung kepada orangtua sempat menimbulkan kendala administratif.

Berbagai kegiatan pembiasaan karakter, seperti pengarahan guru setiap hari, pengenalan budaya Sunda dan lainnya
“Walaupun pembagian uang langsung ke orangtua itu jujur saja cukup ribet bagi pihak kami. Karena beberapa orangtua tidak memberikan bukti kwitansi (bon/nota pembelian), mereka banyaknya belanja di pasar tradisional. Bahkan sampai ada drama nangis karena katanya sekolah minta terus kwitansi, dan anaknya sampai enggan sekolah,” ungkapnya.
Melihat situasi tersebut, Mariyam menyarankan agar pengelolaan bantuan personal RMP tahun depan bisa dikelola langsung oleh sekolah. Dengan begitu, pihak sekolah dapat memastikan kualitas perlengkapan siswa seragam dan merata, tidak ada perbedaan antar siswa.
Fokus Kepala Sekolah: Pembinaan Karakter dan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Tak hanya fokus pada dana bantuan, Mariyam juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di SD Andir Mukti.

Ekskul Bahasa Inggris, salah satu program unggulan di SD Andir Mukti Kota Bandung
Ia mengembangkan berbagai kegiatan pembiasaan karakter, seperti pengarahan guru setiap hari, pengenalan budaya Sunda melalui program Rabu Nyunda dan permainan tradisional, serta shalat dhuha bersama setiap Jumat.
“Kami juga punya kegiatan keputrian. Di ekskul ada pramuka, futsal, dan UKS. Ke depannya, saya berencana membuka ekskul Bahasa Inggris. Akan ada relawan yang mau mengajar di sini. Perwujudannya, siswa belajar sebelum dan sesudah pulang sekolah, disesuaikan dengan pembelajaran di kelas,” jelas Mariyam.
Program ekskul Bahasa Inggris ini nantinya wajib diikuti oleh siswa kelas VI agar memiliki bekal kemampuan bahasa asing setelah lulus dari SD Andir Mukti. Materinya akan meliputi penguasaan dasar Bahasa Inggris tingkat SD.
Pembelajaran Hidup dan Harapan untuk Masa Depan Siswa

Mengganti pintu ruang guru dengan baja ringan
Selain pelajaran akademik, sekolah juga menanamkan keterampilan dasar kehidupan sehari-hari, seperti menyetrika baju, mencuci sepatu, menyapu, dan memasak.
Agar efisien dan efektif, Guru SD Andir Mukti mengusulkan agar kegiatan ini dilakukan di rumah dan didokumentasikan dalam bentuk video. Mariyam kemudian memantau hasilnya melalui video kiriman siswa.
“Saya sempat melihat ada siswa saya dulu yang FYP di TikTok. Saat saya komentar, dia membalas, dan ternyata benar itu murid saya. Saya berharap seluruh murid SD Andir Mukti bisa menjadi orang-orang sukses dan hebat, bahkan pemimpin masa depan,” tandasnya. (FWP)***
Komentar