FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil terus dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Saat ini, Kodim 0624/Kabupaten Bandung tengah memacu pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II, yang melintasi aliran Sungai Citarum, Provinsi Jawa Barat.
Proyek strategis ini merupakan salah satu program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Jembatan Perintis Garuda dirancang sebagai solusi bagi desa-desa yang terisolasi secara geografis, guna meningkatkan aksesibilitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan melalui konektivitas antarwilayah yang lebih aman.
Menghubungkan Dua Desa di Kecamatan Pacet
Pembangunan jembatan ini berlokasi di Kampung Rumbia, RT 05 RW 08, Desa Sukarame, Kecamatan Pacet. Jembatan dengan bentang panjang mencapai 50 meter dan lebar 1,2 meter ini akan menghubungkan Desa Sukarame dengan Kampung Cibutak, RT 01 RW 03, Desa Cikitu.
Sungai Citarum di titik tersebut memiliki lebar 25 meter dengan kedalaman rata-rata 2 meter. Kehadiran jembatan permanen ini nantinya akan menggantikan jalur penyeberangan konvensional yang berisiko, terutama saat debit air meningkat.

Progres Fisik di Tengah Tantangan Cuaca
Berdasarkan laporan kegiatan pada Minggu (22/2/2026), progres fisik pembangunan jembatan telah mencapai angka 33,4%. Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem, di mana wilayah Pacet diguyur gerimis sejak pagi hingga hujan lebat pada siang dan sore hari, personel di lapangan tetap menunjukkan dedikasi tinggi.
Hingga saat ini, beberapa sasaran fisik utama telah menunjukkan hasil signifikan:
- Pembersihan area dan pemasangan bouplang: 100% (Rampung).
- Penggalian lubang anchor bentangan bawah: 100% (Rampung).
- Pengecoran pondasi: 51%.
- Pembesian footplate/besplate: 23%.
- Droping material: 71%.
Kolaborasi Lintas Sektor
Keberhasilan pembangunan ini didukung oleh pelibatan personel ahli dan masyarakat sekitar. Sebanyak 22 orang terlibat langsung dalam pengerjaan hari ini, yang terdiri dari 4 personel TNI Kodim 0624, 2 personel Tim Asnik Puziad (Pusat Zeni Angkatan Darat), 2 orang tukang ahli, serta didukung oleh 14 tenaga bantuan dari masyarakat setempat (laden dan personel pendukung).
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda ini diharapkan menjadi kado istimewa bagi warga Kecamatan Pacet. Dengan konstruksi yang kokoh, aksesibilitas warga antar desa tidak lagi bergantung pada kondisi air sungai, sejalan dengan visi Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk memajukan daerah melalui infrastruktur perintis yang tepat guna.***



Komentar