Kota Bandung – Program Pemerintah Kota Bandung, dalam mengatasi angka putus sekolah, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nya, di antaranya menggelontorkan keran bantuan bagi warganya yang masuk kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP).
Dana RMP tahun 2025, telah disalurkan pada pertengahan Agustus ini, ke sekolah swasta. Agar siswa dari keluarga ekonomi lemah, bisa bersekolah sacara layak dan mendapatkan pendidikan berkualitas.
SMP Pasundan 2 Kota Bandung, salah satu sekolah penerima manfaat dana RMP. Setiap tahun sekolah yang dipimpin oleh Has Mulyani, S.Pd., M.Pd., ini menerima bantuan yang cukup besar, tahun 2025 ini mendapatkan bantuan sebesar Rp 594.000.000. Untuk dana operasional Rp 396.000.000, dan personal Rp 198.000.000.
Alokasi bantuan operasional biasanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sekolah, pembelajaran dan lainnya.
Sedangkan untuk bantuan personal pada regulasi tahun ini harus dibagikan langsung ke orangtua siswa penerima manfaat sebesar Rp 600 ribu, tanpa ada potongan sepeser pun. Peruntukannya untuk membeli pelengkapan sekolah seperti, tas, sepatu, seragam, alat tulis dan buku.
Perwakilan Forum Wartawan Pendidikan Jabar, pun sengaja datang ke SMP Pasundan 2 Kota Bandung, untuk menggali informasi yang ada, berdasarkan UU Pers No 40 Tahun 1999 dan UU Keterbukaan Informasi Publik No 14 Tahun 2008.
Dari keterangan Has, sapaan akrab Kepala SMP Pasundan 2 Kota Bandung, mengatakan bahwa bantuan personal belum sempat dibagikan karena kesibukannya. Secara persentase dari 457 orang siswa, 69,5 % merupakan siswa RMP.
“Kebetulan saya sibuk, menjadi panitia Sawala Budaya Paguyuban Pasundan. Apalagi kemarin ada demo. Insya Allah akan dibagikan kepada orangtuanya hari Sabtu ini (7 September 2025), diundang ke sekolah. Saya juga sudah laporan ke Pak Dedi PPSMP Disdik Kota Bandung,” kata Has, di Kantor SMP Pasundan 2 Kota Bandung, Rabu (3/9/2025).
Dari pengakuan Has, sekolahnya selalu menjadi 10 terbaik dalam membuat laporan pertanggungjawaban program RMP yang diterima. (FWP)***
Komentar