SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Karena Kesibukan Kepsek, Dana RMP SMP Pasundan 2 Kota Bandung Belum Sempat Dibagikan ke Siswa Penerima Manfaat

Karena Kesibukan Kepsek, Dana RMP SMP Pasundan 2 Kota Bandung Belum Sempat Dibagikan ke Siswa Penerima Manfaat

RMP Disdik Kota Bandung SMP Pasundan 2 Kota Bandung
SMP Pasundan 2 Kota Bandung

Kota Bandung – Program Pemerintah Kota Bandung, dalam mengatasi angka putus sekolah, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nya, di antaranya menggelontorkan keran bantuan bagi warganya yang masuk kategori rawan melanjutkan pendidikan (RMP).

Dana RMP tahun 2025, telah disalurkan pada pertengahan Agustus ini, ke sekolah swasta. Agar siswa dari keluarga ekonomi lemah, bisa bersekolah sacara layak dan mendapatkan pendidikan berkualitas.

SMP Pasundan 2 Kota Bandung, salah satu sekolah penerima manfaat dana RMP. Setiap tahun sekolah yang dipimpin oleh Has Mulyani, S.Pd., M.Pd., ini menerima bantuan yang cukup besar, tahun 2025 ini mendapatkan bantuan sebesar Rp 594.000.000. Untuk dana operasional Rp 396.000.000, dan personal Rp 198.000.000.

Alokasi bantuan operasional biasanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sekolah, pembelajaran dan lainnya.

Sedangkan untuk bantuan personal pada regulasi tahun ini harus dibagikan langsung ke orangtua siswa penerima manfaat sebesar Rp 600 ribu, tanpa ada potongan sepeser pun. Peruntukannya untuk membeli pelengkapan sekolah seperti, tas, sepatu, seragam, alat tulis dan buku.

SPMB Kota Bandung Mulai 4 Mei 2026, Sekolah Dibatasi Maksimal Dua Shift

Perwakilan Forum Wartawan Pendidikan Jabar, pun sengaja datang ke SMP Pasundan 2 Kota Bandung, untuk menggali informasi yang ada, berdasarkan UU Pers No 40 Tahun 1999 dan UU Keterbukaan Informasi Publik No 14 Tahun 2008.

Dari keterangan Has, sapaan akrab Kepala SMP Pasundan 2 Kota Bandung, mengatakan bahwa bantuan personal belum sempat dibagikan karena kesibukannya. Secara persentase dari 457 orang siswa, 69,5 % merupakan siswa RMP.

“Kebetulan saya sibuk, menjadi panitia Sawala Budaya Paguyuban Pasundan. Apalagi kemarin ada demo. Insya Allah akan dibagikan kepada orangtuanya hari Sabtu ini (7 September 2025), diundang ke sekolah. Saya juga sudah laporan ke Pak Dedi PPSMP Disdik Kota Bandung,” kata Has, di Kantor SMP Pasundan 2 Kota Bandung, Rabu (3/9/2025).

Dari pengakuan Has, sekolahnya selalu menjadi 10 terbaik dalam membuat laporan pertanggungjawaban program RMP yang diterima. (FWP)***

Wajib PAUD Satu Tahun: Langkah Strategis Cegah Kekerasan dan Bentuk Karakter Anak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

01

Puskopkar Siliwangi Raih 2 Penghargaan di RAT Inkopad 2025

02

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Bandung KDS Akselerasi Penetapan Lahan LP2B

03

Wajib PAUD Satu Tahun: Langkah Strategis Cegah Kekerasan dan Bentuk Karakter Anak

04

Sembako Murah Diserbu Warga! Bazmut Sesi II Kota Bandung Resmi Bergulir

05

Profil Mayjen TNI Kosasih: Jejak ‘Jenderal Santri’ yang Kini Mengabdi di Tanah Siliwangi

Pilihan Editor

×
× RajaBackLink.com