SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan Umum
Beranda / Umum / Siliwangi Santri Camp Berakhir, Danrindam Titip Pesan Penting untuk Santri

Siliwangi Santri Camp Berakhir, Danrindam Titip Pesan Penting untuk Santri

Momen Photo Bersama Saat Penutupan Siliwangi Santri Camp 2026 di Rindam III/Siliwangi
Momen Photo Bersama Saat Penutupan Siliwangi Santri Camp 2026 di Rindam III/Siliwangi

FWPJABAR.COM, BANDUNG – Kegiatan Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 resmi berakhir di Mako Rindam III/Siliwangi, Jalan Menado, Kota Bandung, Minggu (19/4/2026). Penutupan kegiatan ini diwarnai dengan pesan penting dari “Jenderal Santri” Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., yang disampaikan melalui Danrindam III/Siliwangi, Brigjen TNI Bagus Budi Adrianto kepada para santri sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Danrindam menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, khususnya di tengah tantangan radikalisme dan maraknya informasi provokatif di era digital.


Siliwangi Santri Camp 2026: Santri Diminta Jadi Penjaga Persatuan

Menurut Danrindam, nilai-nilai yang telah diperoleh selama kegiatan harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para santri diharapkan menjadi pribadi yang tangguh, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Bekal selama tiga hari ini harus bisa diimplementasikan. Santri harus lebih responsif terhadap kondisi sosial dan memiliki kepedulian tinggi,” ujarnya.


Danrindam III/Siliwangi, Brigjen TNI Bagus Budi Adrianto menutup Siliwangi Santri Camp 2026 di Bandung
Danrindam III/Siliwangi, Brigjen TNI Bagus Budi Adrianto menutup Siliwangi Santri Camp 2026 di Bandung

Waspadai Radikalisme dan Adu Domba

Ia juga mengingatkan bahaya radikalisme dan sikap intoleransi yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Santri diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah belah.

Perkuat Birokrasi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Lantik 169 Pejabat Baru di Balai Kota

Menurutnya, berbagai informasi yang beredar harus disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan konflik, terutama yang berkaitan dengan isu keagamaan.

“Kita tidak boleh mudah terpancing. Harus tetap solid dan menjaga persatuan,” tegasnya.


Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

01

Genap Berusia 8 Dekade, Lanud Sulaiman Gelar Upacara HUT ke-80 TNI AU dengan Penuh Khidmat

02

Cahaya Al-Qur’an dan Asa Pendidikan: Catatan dari Majelis Taklim Al-Jabbar 86

03

Siliwangi Santri Camp Berakhir, Danrindam Titip Pesan Penting untuk Santri

04

Jumlah Siswa SMKN 1 Cimahi yang Lolos SNBP 2026 Meningkat, 39 Siswa Berhasil Tembus PTN Favorit

05

Tinjau TKA di SMPN 1 Bandung, Wali Kota Bandung Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Pelajar

Pilihan Editor

×
× RajaBackLink.com