SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motivasi Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Cahaya Al-Qur’an dan Asa Pendidikan: Catatan dari Majelis Taklim Al-Jabbar 86

Cahaya Al-Qur’an dan Asa Pendidikan: Catatan dari Majelis Taklim Al-Jabbar 86

Sinergi MT Al-Jabbar 86 & UPI Beasiswa Santri dan Kajian Quran
Sinergi MT Al-Jabbar 86 & UPI Beasiswa Santri dan Kajian Quran

FWPJABAR.COM, BANDUNG – Suasana khidmat menyelimuti pertemuan rutin Majelis Taklim Al-Jabbar 86 yang berlangsung di Dago Resort Bandung, Minggu, 12/04/2026. Bukan sekadar perkumpulan biasa, kegiatan bulanan ini telah menjadi oase bagi para santri yatim piatu dan dhuafa untuk mereguk ilmu agama sekaligus menjemput harapan pendidikan yang lebih tinggi. Pertemuan kali ini terasa kian istimewa dengan kehadiran pakar Al-Qur’an dan tokoh akademisi nasional.

Al-Qur’an sebagai ‘Pengacara’ di Alam Keabadian

Syaikh Khanova Maulana, Lc., M.Ag., pemegang sanad Qiroat Al-Qur’an Asyroh Kubro dan Shugro, hadir memberikan pencerahan rohani. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan kebutuhan mendasar manusia untuk keselamatan di hari akhir.

Dr. Ismet Ruchimat Terpilih Jadi Rektor ISBI Bandung Periode 2026–2030

“Salah satu alasan utama kita harus senantiasa bersama Al-Qur’an adalah karena kita butuh syafaat. Saat kita bingung siapa yang akan menyelamatkan dan mendampingi kita sejak alam kubur hingga Padang Mahsyar, Al-Qur’an hadir sebagai ‘pengacara’ kita,” ujar Syaikh Khanova dengan nada yang menyejukkan.

Kajian Syaikh Khanova Maulana MT Al-Jabbar 86
Kajian Syaikh Khanova Maulana di kajian bulanan MT Al-Jabbar 86

Beliau mengutip Imam Syatibi dan hadis Rasulullah SAW tentang bagaimana Al-Qur’an akan menjelma menjadi sosok bercahaya terang layaknya kilat (Sana) di tengah kegelapan kubur. Secara khusus, beliau menyoroti keutamaan Surat Al-Mulk.

Stafsus KSP dan Kodim 0609/Cimahi Pantau SPPG, Pastikan MBG Berjalan Baik

“Al-Qur’an akan mendatangi sahabatnya seperti pemuda rupawan yang membawa senyum kebahagiaan. Ia berkata, ‘Jangan takut, aku di sini mendampingimu.’ Itulah Surat Al-Mulk, surat yang akan membela pembacanya hingga berhasil memasukkannya ke dalam surga,” tambahnya, mengajak para santri untuk minimal menjaga bacaan surat-surat pilihan.


Mencetak Pemimpin Berbasis Akhlak dan Sains

Semangat spiritual tersebut berkelindan dengan motivasi intelektual. Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang turut hadir, memandang para santri binaan MT Al-Jabbar 86 sebagai aset emas nasional.

Kepala SMK Kimia Permentasi Raih Penghargaan FWP Jabar

“Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Namun, potensi ini perlu ditingkatkan, baik di lingkungan pesantren maupun pendidikan formal,” tegas Prof. Juntika.

Prof. Juntika Nurihsan UPI di Majelis Taklim Al-Jabbar
Prof. Juntika Nurihsan UPI di Majelis Taklim Al-Jabbar

UPI berkomitmen membuka pintu kolaborasi luas bagi para santri untuk menempuh jenjang Magister hingga Doktor. Tahun ini, pihak Pascasarjana UPI bahkan memberikan rekomendasi khusus bagi santri berprestasi untuk mengembangkan pendidikan.

Gedung Pesantren Nuurul Abshor Pangalengan Diresmikan, 120 Santri Kini Tak Lagi Belajar di Tenda

“Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak. Jika akhlaknya kuat dan kapasitas saintisnya tinggi, maka Indonesia akan menjadi pusat peradaban dunia pada 2045. Santri-santri inilah yang akan memimpin dengan semangat hubbul wathon minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman) dan menjadi rahmat bagi semesta alam,” jelasnya.


Moch. Adli Yusuf, santri Tahfidz An-Nafi menyatakan tekadnya untuk melanjutkan studi S2 di UPI Bandung
Moch. Adli Yusuf, santri Tahfidz An-Nafi menyatakan tekadnya untuk melanjutkan studi S2 di UPI Bandung

Mimpi Santri: Dari Pesantren Menuju Magister

Optimisme tersebut terpancar dari sosok Moch. Adli Yusuf, santri Tahfidz An-Nafi. Di hadapan para pembina, ia menyatakan tekadnya untuk melanjutkan studi S2 di UPI Bandung dengan mengambil konsentrasi Administrasi Bisnis.

Dugaan Pengeroyokan di Lembang, Korban Sebut Oknum ASN dan Polisi

“Saya ingin mengembangkan potensi bisnis untuk membantu sesama santri ke depannya. Ketertarikan saya berangkat dari keinginan agar santri tidak hanya mumpuni di bidang agama, tapi juga memiliki kemandirian ekonomi,” ungkap Adli.

Penyerahan Sembako Santri Yatim Dhuafa Al-Jabbar 86
Penyerahan Sembako Bulanan Kepada Santri Binaan Yatim Dhuafa Majelis Taklim Al-Jabbar 86

Kepedulian Nyata Majelis Taklim Al-Jabbar 86: Penyerahan Sembako Bulanan

Kegiatan ditutup dengan aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan. Sebagai bentuk dukungan operasional harian bagi para santri binaan, dilakukan penyerahan bantuan sembako bulanan.

Kilas Balik ke Tanah Kelahiran: Jenderal Bintang Tiga TNI AD Gelar Tabligh Akbar dan Aksi Sosial di Ciwidey

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh para anggota MT Al-Jabbar 86 kepada para pembina santri dari masing-masing pondok tempat santri bernaung. Paket sembako ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pondok sehingga para santri dapat lebih fokus dalam menghafal Al-Qur’an dan menuntut ilmu.

Langkah MT Al-Jabbar 86 ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda harus dilakukan secara holistik: memberikan nutrisi bagi ruhani dengan Al-Qur’an, nutrisi bagi akal dengan pendidikan tinggi, dan nutrisi bagi fisik melalui kepedulian sosial.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×