SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / DSDABM Percepat Perbaikan Jalan, Bandung Didorong Semakin Nyaman dan Estetis

DSDABM Percepat Perbaikan Jalan, Bandung Didorong Semakin Nyaman dan Estetis

Petugas DSDABM Kota Bandung melakukan perbaikan jalan rusak di wilayah perkotaan
Petugas DSDABM Kota Bandung melakukan perbaikan jalan rusak di wilayah perkotaan

FWPJABAR.COM, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung terus mengakselerasi pembenahan infrastruktur jalan sebagai upaya menghadirkan wajah kota yang lebih nyaman sekaligus menarik secara visual.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris DSDABM Kota Bandung, Dini Dianawati, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Sonata, Selasa (14/4/2026).

Berbagi Kebahagiaan di HUT ke-81 TNI, Kodiklatad Gandeng Seribu Pengemudi Ojol di Bandung

Dalam pemaparannya, Dini menjelaskan bahwa pengelolaan jalan di wilayah Bandung terbagi dalam tiga kewenangan, yakni pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Meski berbeda tanggung jawab, koordinasi antarinstansi tetap dijalankan secara intensif, khususnya ketika terjadi kondisi darurat di lapangan.

Menurutnya, ketika kerusakan jalan dinilai berdampak serius terhadap masyarakat, pihaknya tetap mengambil langkah cepat untuk membantu penanganan, tanpa menunggu batas kewenangan administratif.

Penguatan Ketahanan Ideologis: Tanggapan BPIP Terhadap Pidato Menlu Sugiono di PBB

“Bagi masyarakat, seluruh jalan di Bandung merupakan satu kesatuan layanan. Karena itu, kami tetap bergerak jika kondisinya mendesak,” ujarnya.

Pengawasan Ketat dan Standar Kualitas

DSDABM memastikan setiap proyek perbaikan jalan dilakukan dengan pengawasan berlapis. Proses ini melibatkan konsultan pengawas yang bekerja berdasarkan kontrak resmi bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Aksi Nyata di Bandung! Warga dan Prajurit Lanud Sulaiman Kompak Bersihkan Saluran Air Sambut HUT ke-81 TNI

Tak hanya saat pengerjaan berlangsung, hasil proyek juga akan melalui tahapan evaluasi oleh inspektorat hingga audit dari Badan Pemeriksa Keuangan guna menjamin kualitas pekerjaan.

Dini menegaskan, sanksi akan diberikan kepada pihak pelaksana apabila ditemukan pelanggaran atau hasil yang tidak memenuhi standar teknis.

Mengenang H. Rudi Agus Mulyana: Sosok Penghubung Komunikasi Antara Jurnalis Polda Jabar dan Kepolisian

Drainase Jadi Faktor Kunci Kerusakan Jalan

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa usia rata-rata jalan beraspal hotmix di Kota Bandung berkisar lima tahun. Namun, ketahanan tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, terutama sistem drainase dan intensitas curah hujan.

Menurutnya, genangan air yang tidak tertangani dengan baik dapat merusak struktur jalan dari bagian bawah, sehingga mempercepat kerusakan meskipun usia jalan belum lama.

Kembalikan Fungsi Trotoar, Belasan Pedagang di Jalan Cihapit Lakukan Pembongkaran Lapak Secara Mandiri

“Banyak kasus jalan cepat rusak bukan semata karena usia, tetapi karena drainase yang belum optimal. Air yang mengendap menjadi penyebab utama,” jelasnya.

Oleh karena itu, penanganan tidak hanya difokuskan pada perbaikan permukaan jalan, melainkan juga pembenahan sistem drainase secara menyeluruh.

Kasus Kematian Agnis Jance Zebua di Nias Mandek 5 Bulan, Tim Hukum Datangi Hotman 911 Minta Keadilan

Kondisi jalan di Kota Bandung yang telah diperbaiki dengan aspal hotmix untuk meningkatkan kenyamanan pengguna
Kondisi jalan di Kota Bandung yang telah diperbaiki dengan aspal hotmix untuk meningkatkan kenyamanan pengguna

Tingkat Kemantapan Jalan Capai 90 Persen

Berdasarkan data terbaru, tingkat kemantapan jalan di Kota Bandung telah melampaui angka 90 persen. Artinya, sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi baik dan layak digunakan, meskipun tetap memerlukan pemeliharaan rutin.

Ajak Warga Jaga Fasilitas Kota

Dalam kesempatan tersebut, Dini juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah. Ia menekankan bahwa infrastruktur kota merupakan aset bersama yang perlu dirawat.

Program penataan kota atau beautifikasi, lanjutnya, tidak hanya bertujuan memperbaiki fungsi jalan, tetapi juga memperindah tampilan Kota Bandung.

“Mari kita jaga bersama fasilitas yang ada. Semua ini dibangun untuk kepentingan warga, dan manfaatnya akan kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan perusakan atau mengambil fasilitas umum seperti lampu penerangan jalan dan elemen dekoratif kota.

Komitmen Wujudkan Bandung Lebih “Geulis”

DSDABM menegaskan komitmennya dalam mendukung visi pembangunan Kota Bandung yang lebih unggul melalui peningkatan kualitas infrastruktur.

Perbaikan jalan tidak hanya difokuskan pada aspek fungsi, tetapi juga estetika, sehingga mampu menciptakan lingkungan kota yang nyaman, aman, dan membanggakan.

“Perubahan memang tidak terjadi dalam waktu singkat, tetapi kami terus berupaya secara bertahap. Harapannya, Bandung menjadi kota yang semakin nyaman dan indah,” tutur Dini.

Sebagai bentuk keterbukaan layanan, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan maupun aduan melalui kanal resmi DSDABM, termasuk media sosial.

Kolaborasi antara pemerintah dan warga diharapkan mampu mempercepat terwujudnya wajah baru Kota Bandung yang lebih tertata dan menarik.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×