FWPJABAR.COM, BANDUNG – Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Kodiklatad) terus mengakselerasi pembenahan sistem pendidikan militer. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Mobile Training Team (MTT) Pembinaan Pendidikan (Bindik) TA 2026 yang dilaksanakan secara simultan di Rindam XV/Pattimura, Rindam IX/Udayana, dan Rindam V/Brawijaya pada 14 hingga 16 April 2026.
Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatad, Brigjen TNI Tarunajaya, S.I.P., M.M., di wilayah Rindam IX/Udayana, sementara pengawasan di Rindam XV/Pattimura dipimpin oleh Kolonel Inf Suwondo, dan di Rindam V/Brawijaya oleh Kolonel Inf Fajar Tri Yulianto.
Menyamakan Persepsi dan Standarisasi Pendidikan
Tujuan utama dari ekspedisi pelatihan keliling ini adalah untuk menyelaraskan persepsi antar-lembaga pendidikan (Lemdik) di jajaran TNI AD. Kodiklatad ingin memastikan bahwa setiap kurikulum dan manajemen pendidikan berjalan secara efektif, efisien, dan tetap berada dalam koridor ketentuan yang berlaku.

Transisi Sistem: Dari SKS Menuju Jam Pelajaran (JP)
Dalam amanat Komandan Kodiklatad yang dibacakan oleh masing-masing Ketua Tim, ditekankan bahwa saat ini TNI AD tengah melakukan transformasi besar dalam sistem pendidikan. Salah satu poin krusialnya adalah:
- Penyesuaian Kurikulum: Transformasi dari sistem Satuan Kredit Semester (SKS) kembali ke sistem Jam Pelajaran (JP).
- Efisiensi Waktu: Pengurangan jam pelajaran yang dirancang untuk memperkuat kompetensi inti tanpa mengurangi kualitas hasil didik.
- Sosialisasi Kebijakan: Menjadi wadah diskusi bagi para penyelenggara pendidikan untuk memitigasi kendala di lapangan.
Mencetak Prajurit Unggul dan Adaptif
Penyelenggaraan MTT Bindik ini diharapkan mampu menciptakan standarisasi pendidikan yang lebih baik dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun dinamika tugas militer modern.
Dengan sistem yang lebih ramping dan fokus pada penguatan kompetensi, Kodiklatad optimis dapat mencetak prajurit TNI AD yang tidak hanya profesional dan kompeten, tetapi juga memiliki kesiapan tempur serta intelektualitas yang tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan.***



Komentar