FWPJABAR.COM, BANDUNG — Gelaran lomba lari Bank BJB Bandoeng 10K tidak sekadar mempromosikan gaya hidup sehat, melainkan juga sukses menjadi motor penggerak sektor pariwisata, pemulihan ekonomi lokal, sekaligus mempererat sinergi lintas daerah lewat konsep The Ultimate 10K Series.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menjelaskan bahwa Bandoeng 10K merupakan instrumen strategis dalam akselerasi pembangunan infrastruktur kota melalui pendekatan wisata olahraga (sport tourism).
“Ini merupakan bagian dari strategi pembangunan kota. Melalui event sport tourism skala nasional seperti ini, Pemkot Bandung bisa memperoleh banyak masukan penting, terutama terkait evaluasi dan pembenahan infrastruktur,” ujar Muhammad Farhan dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Bandung, Minggu (17/5/2026).
Farhan menambahkan, maraknya kegiatan olahraga lari secara tidak langsung mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas publik agar lebih inklusif dan ramah bagi para pejalan kaki, pelari, pesepeda, hingga kelompok penyandang disabilitas.
Bandoeng 10K Terobosan Kolaborasi Empat Kota Besar
Lebih lanjut, Farhan mengapresiasi inovasi The Ultimate 10K Series yang mengintegrasikan jaringan kerja sama antar-pemerintah daerah. Kehadiran perwakilan dari Pemkot Semarang dan Pemkot Tangerang di Bandung menjadi bukti nyata menguatnya komitmen kolaborasi antardaerah tersebut.


Komentar