FWPJABAR.COM, Bandung, – Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang digital terus meningkat seiring pesatnya transformasi teknologi di berbagai sektor industri. Menjawab tantangan tersebut, Institut Digital Ekonomi LPKIA (IDE LPKIA) kembali menggelar Wisuda Tahun Akademik 2025–2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Prosesi wisuda berlangsung dalam sidang senat terbuka yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat, Drs. Paulus Tamsil. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen IDE LPKIA dalam mencetak talenta digital yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri.
59 Persen Lulusan Telah Bekerja
Rektor IDE LPKIA, Dr. Bertha Musty, M.M., mengungkapkan bahwa 59 persen lulusan tahun ini telah memperoleh pekerjaan bahkan sebelum resmi diwisuda.
“Untuk wisuda tahun ini, alhamdulillah yang sudah bekerja itu 59 persen dari yang diwisuda. Dan ini kami umumkan di media massa siapa bekerja di mana, sehingga akuntabel,” ujarnya.
Menurutnya, lulusan IDE LPKIA rata-rata mampu memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah lulus. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan industri terhadap kualitas lulusan.
“Perusahaan masih percaya kepada lulusan IDE LPKIA. Dari semua jurusan, kemampuan digitalnya sangat kuat sehingga mereka mampu bekerja dengan baik di era digital ini,” tambahnya.

Wajib Dua Sertifikasi Internasional
Untuk menjaga kualitas dan mempertahankan kepercayaan industri, IDE LPKIA menerapkan standar kompetensi ketat. Setiap lulusan diwajibkan memiliki minimal dua sertifikasi internasional.
“Kami memastikan lulusan benar-benar talenta digital yang profesional dan qualified. Terbukti dari sertifikasi internasional minimal dua bagi setiap lulusan,” tegas Dr. Bertha.
Standar ini menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja nasional maupun global.
Direkrut Perusahaan Nasional Ternama
Lulusan IDE LPKIA tahun ini telah direkrut oleh berbagai perusahaan dan instansi nasional, di antaranya PT Astra International Tbk, Bank Mandiri, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, PT Prima Hotel Management Indonesia, serta PT Cloud Media Teknologi.

Dalam momen wisuda ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan lima perusahaan nasional, sehingga total mitra industri IDE LPKIA kini mencapai 391 perusahaan.
Kebanggaan Orang Tua dan Alumni
Keberhasilan lulusan cepat bekerja turut dirasakan para orang tua. Bapak Weli mengaku memilih IDE LPKIA karena pengalaman positif anak pertamanya.

“Anak pertama saya juga kuliah di IDE LPKIA. Karena sudah ada pengalaman sebelumnya, saya lanjutkan lagi untuk anak kedua ini. Terbukti lulusannya gampang kerja. Bahkan sebelum wisuda sudah diterima kerja,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu wisudawan, Slamet Riyadi, S.Kom., dari Program Studi Sistem Informasi, kini bekerja di Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
“Di IDE LPKIA kami terbiasa dengan kurikulum yang mudah diserap dunia kerja. Kami diajarkan professional development seperti cara wawancara dan membuat lamaran. Kampus juga aktif mempertemukan mahasiswa dengan perusahaan,” jelasnya.

Dengan strategi kurikulum berbasis industri, sertifikasi internasional, dan kemitraan luas, IDE LPKIA terus memperkuat posisinya sebagai kampus digital yang mencetak lulusan kompeten dan siap bersaing di era ekonomi digital.***



Komentar