FWPJABAR.COM, BANDUNG — Kampus SMKN 1 Bandung menjadi saksi apresiasi prestasi gemilang insan vokasi dan olahraga dalam acara penyerahan piala serta sertifikat juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat se-Kota Bandung. Perhelatan yang berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026 tersebut menandai kesiapan penuh kontingen Kota Bandung untuk mempertahankan predikat juara umum di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Acara resmi tersebut dihadiri langsung dan ditutup oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, S.STP, M.A.P. Hadir pula jajaran pengawas pembina, para kepala SMA/SMK negeri dan swasta, serta ratusan siswa juara dan guru pembimbing.

Apresiasi Juara dan Sekolah Penyelenggara
Ketua Kontingen LKS Kota Bandung, Dra. Lilis Yuyun, M.M.Pd., menjelaskan bahwa agenda hari ini khusus difokuskan pada penyerahan penghargaan piala dan sertifikat untuk kategori LKS dan O2SN. Sementara untuk Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kota, penyerahan piala telah dituntaskan langsung di lokasi pelaksanaan, yaitu SMKN 10 Bandung.
“Penghargaan diberikan kepada Juara 1, 2, dan 3, termasuk para guru pembimbing. Selain itu, kami juga menyerahkan penghargaan bagi 13 sekolah yang menjadi tempat penyelenggaraan LKS sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi antarsekolah,” ujar Lilis Yuyun saat diwawancarai di lokasi acara, Rabu (3/6/2026).
Pada kategori LKS, Kota Bandung melombakan 28 cabang kejuaraan. Sebanyak 25 mata lomba mendapatkan pendanaan reguler dari tingkat provinsi, sedangkan 3 mata lomba lainnya diikuti secara mandiri oleh Kota Bandung—yaitu bidang Artificial Intelligence (AI), Bricklaying, dan Tata Udara—dengan sokongan dana mandiri dari sekolah-sekolah penyelenggara. Sementara untuk kategori O2SN, terdapat 5 cabang kejuaraan yang memperebutkan total 10 piala karena dibagi ke dalam kategori putra dan putri.

Target Pertahankan Juara Umum di Karawang dan Purwakarta
Sebagai pemegang takhta Juara Umum LKS tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun sebelumnya, Kota Bandung mengusung misi besar pada kompetisi tahun ini. Kontingen dijadwalkan bertolak menuju medan laga pada tanggal 10-11 Juni 2026 mendatang.
“Perhelatan tingkat provinsi tahun ini akan diselenggarakan di dua lokasi, yakni Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta. Untuk persiapan teknis, pelatihan, dan pendanaan, kami kembalikan kepada kesiapan sekolah masing-masing. Namun yang pasti, MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) memberikan dukungan penuh kepada seluruh juara satu yang melaju ke tingkat provinsi,” tegas Lilis.
Efisiensi Anggaran Bukan Penghalang Prestasi
Di tempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kota Bandung, Rony Harimurti, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Ketua Kontingen serta kerja keras seluruh kepala sekolah dan guru pembimbing yang berhasil menyukseskan rangkaian seleksi tingkat kota hingga berjalan lancar dan kondusif.

Rony tidak menampik bahwa kondisi penganggaran saat ini tengah mengalami efisiensi yang cukup ketat di tingkat daerah hingga nasional. Kendati demikian, keterbatasan tersebut justru memicu lahirnya kolaborasi kuat antarsekolah negeri dan swasta.
“Kita di Kota Bandung melakukan efisiensi penganggaran se-minimal mungkin. Namun, hal itu sama sekali tidak menyurutkan komitmen kami untuk men-support kegiatan siswa. Melalui partisipasi, kolaborasi, dan sinergisitas yang luar biasa dari seluruh sekolah, setiap satuan pendidikan mengirimkan perwakilan terbaiknya,” kata Rony.
Menatap persaingan di tingkat Jawa Barat, Rony optimistis bahwa perwakilan yang lolos hari ini merupakan bibit unggul murni yang siap bertarung sengit. Ia menargetkan kontingen Kota Bandung mampu menyapu bersih medali emas sebanyak mungkin di Karawang dan Purwakarta.

“Target awal kita adalah Jawa Barat, juara umum lagi. Kami mohon doa bersama dari seluruh masyarakat Kota Bandung. Insyaallah, kami juga merencanakan untuk mengajak Pak KCD hadir langsung ke lokasi lomba di Purwakarta dan Karawang agar beliau bisa melihat langsung bagaimana militansi perjuangan anak-anak dan para guru pembimbing di lapangan demi mengharumkan nama kota,” pungkas Rony.***


Komentar