FWPJABAR.COM, KABUPATEN BANDUNG — Ratusan warga Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) melaksanakan ibadah Salat Idul Adha 1447 Hijriah dengan khidmat di Masjid Al-Fauziyah, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan ibadah ini adalah Ustadz Ade Suherman.
Usai pelaksanaan salat, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Fauziyah langsung menggelar prosesi penyembelihan hewan kurban. Pada tahun ini, panitia berhasil menghimpun sebanyak 15 ekor hewan kurban yang terdiri dari 5 ekor sapi dan 10 ekor domba.
Ketua RW 13 Desa Buahbatu, Rudiyana, S.Sos., menyatakan bahwa pelaksanaan ibadah hingga pemotongan kurban tahun ini berjalan kondusif. Ia merinci, khusus di wilayah RW 13 terdapat dua masjid yang menggelar pemotongan hewan kurban dengan total keseluruhan mencapai 13 ekor sapi.
“Di Masjid Al-Fauziyah ada 5 ekor sapi dan 10 ekor kambing (domba) yang nanti didistribusikan ke RT 07, 08, dan 09. Sementara di masjid satu lagi, di Ulul Albab, ada 8 ekor sapi. Jadi total di RW 13 ini ada 13 ekor sapi,” ujar Rudiyana saat diwawancarai di lokasi, Kamis (28/5/2026).

Rudiyana berharap seluruh rangkaian prosesi, mulai dari penyembelihan hingga pembagian daging kurban ke seluruh lingkungan RT dari RT 01 sampai RT 09, dapat diselesaikan dengan cepat dan aman. “Target kami, mudah-mudahan sebelum jam dua siang seluruh pendistribusian sudah beres semuanya,” tambahnya.
Jaminan Kesehatan Hewan dan Ketepatan Distribusi
Untuk memastikan aspek higienitas dan keamanan konsumsi, panitia pelaksana menerapkan standar pemeriksaan yang ketat terhadap seluruh hewan kurban yang masuk. Hewan-hewan tersebut dipastikan telah lolos uji klinis dari dokter hewan.
Ketua Pelaksana Idul Adha DKM Masjid Al-Fauziyah, Dr. Dian Hendrayana, S.S., M.Pd., menjelaskan bahwa komoditas sapi kurban tahun ini sengaja didatangkan langsung dari Tasikmalaya melalui proses seleksi yang ketat sejak awal.

“Untuk menjaga kualitas, kami melakukan survei terlebih dahulu ke lokasi asal. Selain itu, dari pihak penyedia sapi juga sudah dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter hewan. Jadi, kami sudah mengantongi sertifikasi resmi bahwa seluruh sapi tersebut dinyatakan sehat dan layak,” tegas Dian.
Dian juga mengapresiasi tingginya partisipasi aktif dari para jemaah dan anggota Majelis Taklim yang ikut membantu mempercepat proses pencacahan hingga pengemasan daging.
Terkait mekanisme penyaluran, DKM Masjid Al-Fauziyah menggunakan sistem kupon berbasis data manifes warga yang berhak menerima (mustahik) guna menghindari kerumunan massal. Selain menyasar warga sekitar perumahan, panitia juga menyalurkan sebagian daging kurban kepada sejumlah yayasan sosial eksternal yang telah mengajukan proposal resmi ke pihak DKM.***


Komentar