FWPJABAR.COM, Bandung, – Dalam rangka meningkatkan kualitas sekaligus menyamakan standar sistem pendidikan di lingkungan TNI Angkatan Darat, Direktur Pendidikan (Dirdik) Kodiklatad, Brigjen TNI Tarunajaya, S.I.P., M.M., menggelar kegiatan Mobile Training Team (MTT) Pembinaan Pendidikan (Bindik) Tahun Anggaran 2026 tahap kedua. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga Resimen Induk Daerah Militer (Rindam), yakni Rindam XXII/TB, Rindam IM, dan Rindam Jaya, selama tiga hari pada 21 hingga 23 April 2026.
Program MTT Bindik menjadi upaya nyata Kodiklatad dalam menyatukan pemahaman serta standarisasi penyelenggaraan pendidikan di seluruh satuan pendidikan TNI AD. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan setiap tahapan proses belajar berjalan sesuai aturan yang berlaku, sehingga hasil pendidikan dapat lebih optimal dan efisien.
Pelaksanaan kegiatan di masing-masing Rindam dipimpin oleh personel yang memiliki keahlian di bidang pendidikan militer. Di Rindam XXII/TB, kegiatan dipimpin oleh Pabansisdik Sdirdik Kodiklatad Kolonel Inf Fajar Tri Yulianto. Sementara di Rindam IM dipimpin oleh Pabanopsdik Sdirdik Kodiklatad Kolonel Inf Suwondo, dan di Rindam Jaya dipimpin oleh Pabanjiandik Sdirjian Kodiklatad Kolonel Arm Hasbi. Kehadiran tim MTT ini diharapkan mampu memberikan pendampingan langsung serta solusi atas berbagai tantangan yang muncul dalam proses pendidikan.

Dalam amanat Komandan Kodiklatad yang disampaikan oleh Ketua Tim MTT, ditegaskan bahwa Kodiklatad berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan doktrin, pendidikan, dan latihan guna melahirkan prajurit yang profesional, unggul, dan adaptif. Transformasi sistem pendidikan juga terus dilakukan, di antaranya melalui perubahan skema dari Sistem Kredit Semester (SKS) menjadi Jam Pelajaran (JP), serta peningkatan efisiensi untuk mendukung penguatan kompetensi prajurit.
Selain sebagai sarana pembinaan, MTT Bindik juga dimanfaatkan sebagai forum sosialisasi kebijakan terbaru serta wadah bertukar ide dan pengalaman guna meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan TNI AD.
Melalui pelaksanaan MTT Bindik tahap kedua tahun 2026 ini, diharapkan terwujud keselarasan yang semakin kuat dalam sistem pendidikan TNI AD. Dengan demikian, prajurit yang dihasilkan tidak hanya memiliki kemampuan profesional yang mumpuni, tetapi juga berkarakter tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.***



Komentar