FWPJABAR.COM, BANDUNG, – Komitmen Kodam III/Siliwangi dalam membina generasi muda berbasis nilai-nilai religius dan nasionalis semakin nyata. Gelaran Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 yang akan berlangsung di Rindam III/Siliwangi, Kota Bandung, pada 17–19 April 2026, kini bersiap menyambut 1.000 santri pilihan.
Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai pondok pesantren yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Banten. Humas dan Media Kegiatan, Sulhan, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, menandakan semangat bela negara di lingkungan pesantren tetap menjadi pilar utama pertahanan non-militer.
Siliwangi Santri Camp 2026: Meneladani Spirit ‘Jenderal Santri’
Pelaksanaan SSC 2026 ini memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat dengan sosok pemimpin di lingkungan militer Jawa Barat. Sebagaimana diketahui dalam berbagai kegiatan Kodam III/Siliwangi, marwah Siliwangi sangat lekat dengan citra “Jenderal Santri”.
Spirit ini terus dikobarkan oleh Pangdam III/Siliwangi untuk memastikan bahwa kekuatan iman dan kekuatan fisik militer harus berjalan beriringan. “Santri adalah elemen penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Melalui SSC, kita ingin melahirkan kembali sosok santri yang disiplin militer namun tetap berpegang teguh pada akhlakul karimah,” ujar Sulhan, Kamis, 16/04/2026.

Persiapan Matang di Rindam III/Siliwangi
Hingga H-1 pelaksanaan, seluruh fasilitas di Rindam III/Siliwangi telah siap 100 persen. Kolaborasi antara TNI dan IKAL-62 Lemhannas ini fokus pada penyiapan mental dan fisik peserta agar siap menjadi Kader Komponen Cadangan/Pendukung (KKRI).
“Hari ini kami melaksanakan geladi bersih. Secara teknis, baik dari pihak Rindam maupun kami dari Lemhannas IKAL-62 sudah sangat siap. Materi sudah rampung, tinggal pelaksanaan besok,” tegas Sulhan.
Informasi lebih lanjut mengenai agenda serupa dapat dipantau melalui laman resmi Kodam III/Siliwangi.
Kurikulum Bela Negara dan Kepesantrenan
Selama tiga hari dua malam, santri dari Jabar dan Banten akan digembleng dengan materi komprehensif yang mengacu pada kurikulum Kemhan RI, meliputi:
- Wawasan Kebangsaan & KKRI: Pengenalan sistem pertahanan semesta.
- Pendidikan Karakter: Pelatihan disiplin, kepemimpinan, dan kemandirian.
- Dakwah Kebangsaan: Penguatan moderasi beragama dan peran ulama dalam NKRI.
Puncak acara akan diisi dengan Deklarasi Siliwangi Santri Bela Negara. Dengan kolaborasi sipil-militer yang kuat, diharapkan muncul generasi tangguh untuk Indonesia Berdaulat.***
Simak terus update berita Bandung hari ini hanya di fwpjabar.com.



Komentar