FWPJABAR.COM, BANDUNG – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, semarak bulan suci terasa dalam kegiatan iftar yang digelar PT Syapril Janizar di Ballroom Mesjid Agung Trans Studio Bandung, Sabtu (21/2/2026). Agenda tahunan ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas internal, serta meningkatkan kepedulian sosial perusahaan.
Sekitar 100 peserta yang terdiri dari karyawan dan keluarga besar perusahaan menghadiri kegiatan tersebut. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan pimpinan perusahaan, tausiyah Ramadan, penampilan anak-anak, kuis interaktif, hingga pembagian doorprize yang menambah semarak suasana.
Pimpinan perusahaan, Dr. Ir. Syapril Janizar, S.T., M.T., M.M., IPM, ACPE, ASEAN Eng., menegaskan bahwa iftar memiliki makna lebih dari sekadar berbuka puasa bersama.
“Ini agenda tahunan setiap Ramadan. Kami ingin momentum ini membuat seluruh karyawan lebih akrab, lebih menyatu antar divisi. Iftar menjadi sarana silaturahmi, termasuk bagi keluarga karyawan,” ujarnya.

Menurutnya, Ramadan adalah waktu refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai kebersamaan di lingkungan kerja. Selama bulan suci, perusahaan juga melakukan penyesuaian jam kerja menjadi pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tanpa jam istirahat, serta menggelar pengajian rutin di musala kantor.
Iftar Ramadan 2026: Dari Kebersamaan Menuju Kepedulian Sosial
Tak hanya fokus pada internal perusahaan, PT Syapril Janizar juga menggelar aksi berbagi takjil di sekitar kantor dan masjid terdekat di Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam menyemarakkan Ramadan 2026.
“Iftar bukan hanya makan bersama, tapi juga berbagi. Kami ingin Ramadan ini memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambah Syapril.
Ketua panitia, Teguh Agustian Pasha, menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekhidmatan. Ia menilai buka puasa bersama menjadi ruang komunikasi lintas divisi yang efektif di luar rutinitas pekerjaan.
“Tujuan utamanya mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan. Ada tausiyah, kuis anak-anak, dan doorprize. Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan lancar,” katanya.

Makna Iftar dalam Budaya Kerja Perusahaan
Secara makna, iftar dalam tradisi Ramadan bukan sekadar momentum berbuka setelah menahan lapar dan dahaga. Iftar merupakan simbol kebersamaan, empati, dan penguatan ukhuwah.
Dalam konteks perusahaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya kerja berbasis nilai spiritual dan kekeluargaan. Di tengah dinamika dunia usaha, keseimbangan antara profesionalitas dan nilai sosial menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan.
Semarak Ramadan 2026 melalui kegiatan iftar ini menegaskan bahwa produktivitas kerja dapat berjalan selaras dengan semangat berbagi dan kebersamaan. Bagi PT Syapril Janizar, Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.***



Komentar