FWPJABAR.COM, Bandung, — Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) nasional melalui pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) AMA Bandung. Pelantikan tersebut berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Hotel Santika, Kota Bandung.
Beroperasi melalui jaringan kepengurusan di 16 provinsi, AMA berfungsi sebagai pusat sinergi yang menghubungkan kalangan akademis, tenaga ahli, serta sektor industri guna mendorong kemajuan pembangunan di segala tingkatan.
AMA Periode 2025–2029 Fokus Pengembangan SDM
Ketua Umum AMA Indonesia, Dr. Alex Deni, menyampaikan bahwa AMA pada periode 2025–2029 memusatkan perhatian pada pengembangan SDM di 10 sektor prioritas yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
“Yang kita maksud dengan sektor prioritas adalah penyumbang PDB terbesar dan tentu saja UMKM dan Koperasi menjadi salah satu sektor wajib. Jadi seluruh BPC AMA di seluruh Indonesia itu akan memilih sektor prioritas yang relevan di tempatnya masing-masing, tetapi menu wajibnya adalah membantu pengembangan SDM untuk Koperasi dan UMKM. Fokus utama kami adalah penguatan SDM di sektor-sektor strategis,” ujar Alex.

Ia menegaskan, UMKM dan koperasi menjadi sektor wajib yang harus mendapatkan perhatian seluruh BPC AMA di Indonesia. Tiap-tiap wilayah memiliki keleluasaan dalam menyelaraskan sektor unggulan berdasarkan kekayaan potensi daerahnya sendiri.
Susunan Pengurus BPC AMA Bandung 2026–2030
Pada pelantikan tersebut, AMA menetapkan Drs. Tjang Kian Liong, M.M. sebagai Ketua BPC AMA Bandung periode 2026–2030. Kepengurusan ini diperkuat oleh Dewan Pembina yang terdiri dari tokoh pendidikan dan pelaku usaha, di antaranya:
Drs. Paulus Tamzil, Ketua Umum Dewan Pembina dan Founder IDE-LPKIA
Januar P. Ruswita, Komisaris Harian Umum Pikiran Rakyat
Sugianto, Owner Metro Garment Group
Susanto, Komisaris Yogya Group
Perry Tristianto, Owner Floating Market dan The Great Asia Africa
Ryan Brisali, Direktur Utama KBP
Onno Purbo, Rektor ITTS

AMA Bandung Siap Bersinergi dengan Pemkot
Dr. Tjang Kian Liong, M.M., selaku Ketua BPC AMA Bandung, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan Pemkot Bandung dalam memperkuat pondasi ekonomi daerah serta memajukan pengembangan organisasi lokal.
“Kami siap mendukung program Pemkot Bandung. Harapan kami, kemitraan ini dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, baik bagi masyarakat maupun demi kejayaan bangsa,” tuturnya.
Wali Kota Bandung Apresiasi Kiprah AMA
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran orang nomor satu di Bandung, Muhammad Farhan. Selain pelantikan, acara juga dirangkaikan dengan seminar bertema “The Power of Resilience Mindset: Bouncing Back Stronger.”

Farhan menyambut positif kiprah AMA dan menilai asosiasi profesi ini memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan SDM, pengembangan organisasi, serta penerapan praktik-praktik terbaik di lingkungan pemerintahan dan swasta.
Farhan menyatakan keyakinannya bahwa AMA memiliki kapasitas sebagai rekan strategis bagi pemerintah kota, khususnya dalam memaksimalkan kualitas organisasi serta pengembangan sumber daya manusia.
AMA Bandung Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi
Pada kesempatan yang sama, AMA Bandung menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua perguruan tinggi, yakni Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari Bandung. Kolaborasi tersebut dirancang guna mengokohkan penyelarasan antara sektor akademis dengan lembaga profesi di bidang manajemen.***
Komentar