SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inspirasi
Beranda / Inspirasi / Jelang Idul Adha 1447 H, MT Al Jabbar 86 Salurkan Santunan Rutin dan Hewan Kurban untuk Santri Binaan

Jelang Idul Adha 1447 H, MT Al Jabbar 86 Salurkan Santunan Rutin dan Hewan Kurban untuk Santri Binaan

Penyerahan santunan dan hewan kurban oleh pengurus MT Al Jabbar 86 menjelang Idul Adha 1447 H.
Penyerahan santunan dan hewan kurban oleh pengurus MT Al Jabbar 86 menjelang Idul Adha 1447 H.

FWPJABAR.COM, BANDUNG – Majelis Taklim (MT) Al Jabbar 86 kembali menggelar agenda rutin bulanan berupa santunan dan kajian ilmu bersama ratusan santri yatim serta dhuafa binaan. Berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, kegiatan kali ini sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan hewan kurban dari anggota majelis taklim kepada wali santri dan pengurus pesantren binaan MT Al Jabbar 86, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari.

Suasana khidmat dan penuh antusiasme mewarnai jalannya acara, terutama saat sesi kajian ilmu berlangsung. Di sela-sela penyampaian materi, MT Al Jabbar 86 secara spontan mengadakan kuis sambung ayat Al-Qur’an. Program interaktif ini sengaja dirancang untuk memicu semangat dan memotivasi para santri dalam menjaga serta meningkatkan hafalan (murojaah) mereka.

Perkuat Jejaring Keorganisasian, DPP Perma Pendis Indonesia Resmikan DPW Provinsi Nusa Tenggara Barat

Ustadz Harry (Pemateri Kajian Bulanan MT AL Jabbar 86) menekankan pentingnya menyasar wilayah-wilayah pelosok atau pinggiran dalam penyaluran hewan kurban.
Ustadz Harry (Pemateri Kajian Bulanan MT AL Jabbar 86) menekankan pentingnya menyasar wilayah-wilayah pelosok atau pinggiran dalam penyaluran hewan kurban.

Ustadz Harry Sadikin, S.Sos., selaku pemateri dalam kajian bulanan tersebut, menegaskan pentingnya ibadah kurban sebagai salah satu manifestasi kesalehan sosial tertinggi dalam Islam. Menurutnya, kurban mengintegrasikan hubungan vertikal kepada Sang Pencipta (hablum minallah) dan hubungan horizontal antar-sesama manusia (hablum minannas).

“Alhamdulillah, kurban bukan sekadar ibadah pribadi kepada Allah SWT, tetapi ibadah yang menggabungkan dimensi sosial. Ini adalah sedekah terbaik di bulan Dzulhijjah sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Qayyim RA. Oleh karena itu, bagi yang memiliki kelapangan rezeki, jangan ragu untuk berkurban, cukup satu ekor kambing untuk satu keluarga,” ujar Ustadz Harry saat diwawancarai seusai acara.

Ia juga mengingatkan esensi utama kurban adalah keikhlasan dan ketakwaan, serta menjauhkan diri dari sifat ria maupun ujub. Lebih lanjut, Ustadz Harry mendorong para pekurban yang memiliki kemampuan untuk menyembelih sendiri hewan kurbannya sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Wujud Nyata Kemanunggalan: Kodam III/Siliwangi dan Persit Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2 Miliar ke Manggarai NTT

Terkait distribusi, Ustadz Harry menekankan pentingnya menyasar wilayah-wilayah pelosok atau pinggiran. “Bagi saudara-saudara kita di pelosok, daging kurban merupakan barang mewah yang jarang mereka temui. Ini adalah kesempatan kita melalui sedekah jariyah untuk menyebarkan kebaikan kepada masyarakat luas yang benar-benar membutuhkan, yang secara ekonomi kesulitan untuk membeli daging,” tambahnya.

Semarak Jinga Explorers Academy Festival 2026: Ratusan Siswa TK dan RA Antusias Ikuti Lomba Hingga Petualangan Edukatif di SD Plus 3 Al-Muhajirin

Niat mulia dan konsistensi dalam berbagi ini diaminkan oleh perwakilan anggota MT Al Jabbar 86, Ibu Hj. Pratiwi dan Ibu Hj. Iceu
Niat mulia dan konsistensi dalam berbagi ini diaminkan oleh perwakilan anggota MT Al Jabbar 86, Ibu Hj. Pratiwi dan Ibu Hj. Iceu

Niat mulia dan konsistensi dalam berbagi ini diaminkan oleh perwakilan anggota MT Al Jabbar 86, Ibu Hj. Pratiwi dan Ibu Hj. Iceu. Keduanya menyatakan bahwa momentum menjelang Idul Adha ini menjadi ajang bagi para jemaah untuk bergotong-royong menyisihkan sebagian rezeki demi kebahagiaan para santri.

“Kami ingin terus berbagi rezeki dengan anak-anak yatim dan piatu di sini. Harapan kami, melalui doa bersama para santri, seluruh keluarga besar kita diberikan kelancaran ibadah, kesehatan, serta keturunan yang saleh dan saleha. Untuk kurban sendiri, kami di sini selalu melaksanakannya secara bersama-sama, bergotong-royong demi anak-anak pesantren,” kata Ibu Hj. Pratiwi.

Ibu Hj. Iceu turut membagikan pengalaman spiritualnya dalam mengasuh anak yatim, seraya memberikan motivasi mendalam bagi para santri yang saat ini sedang menimba ilmu di pesantren binaan.

Semarak HUT ke-81 TNI di Pangandaran: Ajang Lari PangandaRun 2026 Sukses Sedot Ribuan Peserta dan Geliatkan Wisata Local

“Saya pribadi juga mengurus anak yatim dari mereka kecil hingga kini usianya rata-rata sudah 35 tahun, dan alhamdulillah semuanya sudah jadi sarjana, mapan, punya rumah, dan mobil. Itu kebanggaan luar biasa. Kami berdoa agar anak-anak santri yang sedang belajar di sini juga diberikan kelancaran, kesehatan, dan kelak menjadi orang-orang sukses yang barokah. Semoga tahun depan kita semua masih diberikan umur dan rezeki untuk kembali berkurban,” pungkasnya.

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Retreat Pejabat TNI-Polri 2026, Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan Hadir Perkuat Sinergi

penyerahan simbolis hewan kurban oleh jemaah MT Al Jabbar 86 kepada santri yatim dan dhuafa binaan.
penyerahan simbolis hewan kurban oleh jemaah MT Al Jabbar 86 kepada santri yatim dan dhuafa binaan.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis, penyerahan berkas/hewan kurban kepada perwakilan wali santri, serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan umat.***

Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Komcad Adalah Kehormatan di Hanggar Sathar 14 Bandung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Dance Motion 2026

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×