FWPJABAR.COM, KABUPATEN BANDUNG – Upaya pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Bandung kembali menunjukkan progres positif. Pemerintah daerah kini menghadirkan satu unit sekolah baru tingkat menengah atas, yakni SMAN 1 Kutawaringin yang berlokasi di Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin.
Kehadiran sekolah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses SLTA.
Komitmen Pemkab Bandung Perluas Akses Pendidikan
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang semakin merata akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Alhamdulillah, sekarang masyarakat Kutawaringin sudah memiliki sekolah tingkat SLTA yang lebih mudah dijangkau. Ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Bandung,” ujarnya saat kegiatan Jumat Keliling.
Sebagai bagian dari komitmen pembangunan sektor pendidikan, Pemkab Bandung terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah provinsi. Hal ini sejalan dengan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang juga telah diberitakan sebelumnya di
👉 https://fwpjabar.com/program-peningkatan-pendidikan-bandung
SMAN 1 Kutawaringin : Fasilitas Lengkap dan Anggaran Pembangunan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menjelaskan bahwa pembangunan SMAN 1 Kutawaringin telah rampung pada Desember 2025. Proyek tersebut didanai oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat dengan anggaran lebih dari Rp5,4 miliar dan berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah.
Dari sisi sarana, sekolah ini telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari delapan ruang kelas, laboratorium, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, hingga sembilan unit toilet.
Usulan Pemkab Berbuah Dua Sekolah Baru
Menurut Asep, pembangunan SMAN 1 Kutawaringin bukanlah proyek tunggal. Pada tahun yang sama, pemerintah juga merealisasikan pembangunan SMKN 1 Arjasari yang telah diresmikan pada awal 2026.
“Ini merupakan hasil usulan Bupati Bandung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tahun ini kami juga kembali mengajukan pembangunan sekolah baru untuk memperluas akses pendidikan,” jelasnya.
Kewenangan Pengelolaan dan Dampak bagi Masyarakat
Informasi mengenai kebijakan pendidikan tingkat SMA/SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi dapat dilihat melalui laman resmi
👉 https://disdik.jabarprov.go.id
Meski berada di wilayah Kabupaten Bandung, pengelolaan sekolah menengah atas tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kebijakan ini mengacu pada sistem pembagian kewenangan pendidikan nasional.
Dengan hadirnya sekolah baru ini, diharapkan para pelajar tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk melanjutkan pendidikan. Selain itu, langkah ini juga menjadi solusi konkret dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan di daerah.***



Komentar