FWPJABAR.COM, KABUPATEN BANDUNG, – Akselerasi pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung kini menyentuh aspek vital kebutuhan dasar manusia. Pada Selasa (10/3/2026), Satgas TMMD memasuki fase finishing pembangunan bak penampungan air bersih dan pemasangan pipanisasi di Kampung Sukaati, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali.
Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan implementasi langsung dari Program Unggulan Kasad yang menjadi prioritas dalam TMMD tahun ini. Fokus utamanya adalah menjamin ketersediaan akses air bersih yang layak bagi warga di daerah pelosok.
Sentuhan Akhir di Kampung Sukaati
Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, puluhan personel Satgas bersama warga RT 01 RW 11 Kampung Sukaati bahu-membahu menyelesaikan pemasangan jaringan pipa. Pembangunan bak penampungan air yang representatif menjadi kunci distribusi air ke rumah-rumah penduduk yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan ini menunjukkan tingginya urgensi kebutuhan air di wilayah tersebut. Gotong royong yang tercipta menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di Desa Cipelah memberikan solusi konkret atas permasalahan mendasar masyarakat.

Membangun Negeri dari Desa
Program sarana air bersih ini selaras dengan tema besar yang diusung: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Melalui sinergi antara Kodim 0624/Kab. Bandung dan Pemerintah Kabupaten Bandung, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan fasilitas infrastruktur antara perkotaan dan perdesaan.
Pihak pelaksana di lapangan melaporkan bahwa seluruh pengerjaan teknis pipanisasi dilakukan dengan standar kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh warga Sukaati. Laporan berkala terkait rampungnya fasilitas ini telah disampaikan kepada Dandim 0624/Kab. Bandung sebagai bagian dari progres signifikan pencapaian TMMD Ke-127.
Dengan tuntasnya sarana air bersih ini, Desa Cipelah kini selangkah lebih maju dalam mewujudkan kemandirian infrastruktur dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui sanitasi yang lebih baik.***



Komentar