FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung terus menunjukkan akselerasi nyata dalam pembangunan fisik di wilayah pedesaan Jawa Barat. Pada Senin (9/3/2026), pembangunan Tugu TMMD yang berlokasi di Kampung Simpang Babakan Garut, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, dilaporkan telah mencapai progres 80 persen.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan kolaborasi intensif antara personel TNI dan masyarakat setempat. Pembangunan tugu tersebut menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun ini di wilayah Kabupaten Bandung.
Simbol Titik Nol Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan Tugu TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung ini memiliki makna strategis karena dibangun tepat di titik 0 (nol) sasaran pengecoran jalan. Keberadaan tugu ini nantinya akan menjadi prasasti sejarah sekaligus penanda transformasi aksesibilitas bagi warga Desa Cipelah.
“Hingga sore ini, perkembangan pembangunan tugu sudah menyentuh angka 80 persen. Personel di lapangan bersama warga terus bergotong-royong agar target penyelesaian bisa tercapai tepat waktu,” ujar Dan SSK TMMD Kapten Inf. Supriyadi.
Sebagai informasi tambahan, Anda juga dapat menyimak berita terkini pembangunan di Kabupaten Bandung yang dikelola oleh tim redaksi kami untuk memantau perkembangan infrastruktur regional lainnya.

TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa
Sesuai dengan tema besar tahun ini, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti pengecoran jalan dan pembangunan tugu, tetapi juga penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keterlibatan aktif warga Kampung Simpang Babakan Garut dalam pembangunan tugu ini membuktikan bahwa semangat gotong-royong masih menjadi motor utama pembangunan di daerah. Hal ini selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok.
Setelah pembangunan tugu dan pengecoran jalan rampung, diharapkan mobilitas ekonomi dan sosial warga di Kecamatan Rancabali dapat meningkat secara signifikan. Laporan perkembangan fisik ini juga telah ditembuskan kepada Kasdim dan Pasi Staf Kodim 0624/Kab. Bandung untuk koordinasi teknis lebih lanjut hingga penutupan program nantinya.***



Komentar