FWPJABAR.COM, BANDUNG — Suasana khidmat menyelimuti Graha Manggala Siliwangi di Jalan Aceh No. 66, Kota Bandung, pada Jumat malam (22/5). Kodam III/Siliwangi secara resmi menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-80. Pada momentum delapan dekade ini, tema yang diangkat adalah “Kodam III/Siliwangi Manunggal dengan Rakyat, Mengabdi untuk Indonesia Bersatu, Sejahtera, dan Maju.”
Jenderal Santri – Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., selaku Pangdam III/Siliwangi, mengungkapkan dalam pidatonya bahwa hari ulang tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk menengok kembali rekam jejak pengabdian panjang satuan militer tersebut. Ia mengingatkan bahwa Kodam III/Siliwangi dibentuk dari rahim perjuangan rakyat, berkembang bersama masyarakat, dan akan selalu setia berbakti demi kepentingan tanah air.
“Esensi utama dari kekuatan Kodam III/Siliwangi berada pada hubungan yang karib dan menyatu dengan masyarakat,” tutur Mayjen TNI Kosasih.
Menjawab Tantangan Zaman Lewat Profesionalisme dan Sinergi
Melihat situasi strategis yang terus berubah di kawasan Jawa Barat dan Banten, Pangdam memaparkan adanya berbagai tantangan baru yang mencakup sektor sosial, roda ekonomi, hingga stabilitas keamanan. Merespons hal tersebut, jajaran Kodam III/Siliwangi diinstruksikan untuk terus mengasah profesionalisme, menjaga kesiapan operasional, bersikap adaptif, serta mempererat kolaborasi lintas sektor bersama instansi TNI lainnya, Polri, pemda, dan seluruh elemen warga.
Bagi Mayjen TNI Kosasih, prajurit Siliwangi wajib memosisikan diri sebagai figur yang cekatan, humanis, kompeten, dan mendapatkan tempat di hati masyarakat. Setiap kehadiran tentara di lapangan harus bisa mengadirkan ketenangan, menyodorkan solusi atas problem warga, dan memberikan dampak positif yang konkret.

Perayaan Syukuran HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi, Sederhana yang Penuh Makna
Berbeda dari pesta pora yang megah, peringatan HUT ke-80 kali ini sengaja dikemas secara bersahaja. Langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap situasi sosial saat ini sekaligus efisiensi anggaran. Kendati demikian, Pangdam menggarisbawahi bahwa konsep sederhana ini sama sekali tidak mengikis esensi, nilai historis, maupun kekhidmatan dari perayaan ulang tahun komando daerah militer tersebut.
Di sela-sela acara, jenderal bintang dua ini juga menyempatkan diri untuk memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap prajurit serta PNS di lingkungan Kodam III/Siliwangi. Loyalitas, kerja keras, dan pengorbanan mereka dalam menunaikan tugas negara dinilai sangat luar biasa.
Menapaki usia baru yang kian matang, Pangdam menaruh harapan besar agar seluruh personel terus memegang teguh sumpah pengabdian, menjaga nama baik kesatuan, serta mengutamakan integritas tinggi.
“Di usia yang ke-80 ini, kami berharap Kodam III/Siliwangi bertumbuh makin kuat, profesional, selalu dicintai oleh rakyat, serta konsisten menjadi kebanggaan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Melalui momentum syukuran ini, Kodam III/Siliwangi kembali mengikrarkan tekad pengabdian terbaiknya kepada ibu pertiwi, selaras dengan semboyan legendaris yang mereka usung: “Esa Hilang Dua Terbilang.”***


Komentar