FWPJABAR.COM, Bandung — TK Al-Munar menghadirkan ruang ekspresi dan apresiasi melalui kegiatan Gebyar Unjuk Kabisa yang digelar di Gedung Hariring SMKN 10 Bandung, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi panggung bagi anak-anak usia dini untuk menunjukkan potensi, bakat, dan keberanian tampil di depan publik dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Panggung Ekspresi Anak Usia Dini
Mengusung tema “Persembahan Sepenuh Hati Penuh Cinta untuk Ibu Tercinta”, rangkaian pertunjukan dikemas secara kreatif dan variatif. Anak-anak menampilkan drama musikal, tarian kreasi, kolaborasi musik tradisional dan modern, demonstrasi robotic sederhana, hingga kemampuan public speaking sebagai pembawa acara dan narator.

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua
Keistimewaan Gebyar Unjuk Kabisa tidak hanya terletak pada penampilan peserta didik, tetapi juga keterlibatan orang tua. Sejumlah orang tua turut ambil bagian di atas panggung sebagai bentuk sinergi antara sekolah, ibu, dan anak dalam mendukung proses tumbuh kembang peserta didik.
Menanamkan Karakter Sejak Dini
Melalui seni dan pertunjukan, anak-anak dilatih untuk membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta keberanian mengekspresikan diri. Nilai budaya dan kreativitas menjadi bagian penting dalam pembelajaran yang diterapkan TK Al-Munar sejak usia dini.

Dukungan Guru dan Yayasan
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh para guru serta Yayasan Al-Munar yang konsisten mendorong pendidikan holistik. Kolaborasi seluruh unsur sekolah menjadi faktor utama terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh makna.
Harapan Berkelanjutan
Melalui Gebyar Unjuk Kabisa, TK Al-Munar berharap dapat terus menyediakan ruang kreatif bagi anak-anak untuk berkarya dan berekspresi. Kegiatan ini direncanakan menjadi agenda rutin yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memperkuat nilai pendidikan, budaya, dan kebersamaan di lingkungan sekolah.***
Komentar