FWPJABAR.COM, BANDUNG — Komandan Kogartap II/Bandung, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menggarisbawahi bahwa kekompakan serta keterpaduan antara instansi TNI dan Polri merupakan fondasi krusial dalam mengawal stabilitas keamanan sejalan dengan dinamika ketertiban di tengah masyarakat.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Mayjen TNI Kosasih saat memberikan arahan dalam agenda Apel Olahraga Bersama TNI-Polri se-Wilayah Kogartap II/Bandung yang diintegrasikan dengan unsur Forkopimda Semester I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan kolaboratif ini dipusatkan di Kota Bandung pada Selasa (23/6/2026).
Menurut perwira tinggi bintang dua yang dikenal ‘Jenderal Santri” tersebut, aktivitas olahraga lintas institusi ini membawa dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar pemeliharaan kesehatan fisik. Momentum ini dipandang memiliki nilai taktis untuk merekatkan komunikasi horizontal, membuka ruang koordinasi yang sehat, serta mengokohkan rasa kebersamaan antarpersonel.
“Agenda olahraga bersama ini membawa esensi yang sangat strategis. Selain berguna melatih kebugaran tubuh, forum ini menjadi ruang efektif untuk mempererat tali silaturahmi, merajut komunikasi yang sumbatan, serta mengunci soliditas koordinasi antara prajurit TNI dan insan Bhayangkara,” urai Mayjen TNI Kosasih.
Respons Cepat Terhadap Kompleksitas Penugasan Lapangan
Lebih dalam, Dankogartap II/Bandung mengingatkan bahwa peta tantangan keamanan di masa kini menunjukkan eskalasi yang kian rumit. Atas dasar itu, elemen TNI maupun Polri berkewajiban merawat kesolidan tim, sinkronisasi gerak, serta rasa saling percaya di setiap jengkal penugasan.
“Ikatan sinergitas yang kokoh adalah kunci pembuka keberhasilan misi di lapangan. Menghadapi dinamika operasional yang semakin menantang, persatuan dan keselarasan langkah merupakan modal utama kita untuk menjamin keamanan publik tetap kondusif,” imbuhnya.
Jenderal bintang dua ini pun melayangkan apresiasi tinggi bagi jajaran panitia dan para peserta yang menyukseskan acara. Kehadiran aktif dari berbagai matra dinilai merefleksikan keseriusan bersama dalam membina ketahanan fisik, memupuk jiwa korsa, sekaligus mendongkrak marwah profesionalisme aparat negara.
Implementasi Nyata, Bukan Sekadar Seremonial
Mayjen TNI Kosasih menaruh harapan besar agar output dari kegiatan olahraga bersama ini tidak menguap sebagai seremoni formalitas belaka. Nilai-nilai positif yang dipetik dari lapangan olahraga harus mampu ditransformasikan ke dalam pola operasi dan patroli sehari-hari di wilayah kerja masing-masing.
“Kemesraan institusional yang terwujud hari ini wajib dirawat dan diwujudkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas harian. Sinergitas yang autentik harus memberi dampak instan yang dirasakan langsung oleh masyarakat berupa rasa aman dan wilayah yang stabil,” tegas Dankogartap.
Menutup arahannya, beliau optimistis bahwa kombinasi antara keandalan jasmani, mentalitas yang tangguh, serta kesatuan visi yang terjaga akan mengantarkan TNI-Polri pada performa penugasan yang paripurna, berintegritas, dan penuh tanggung jawab.***


Komentar