SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

Pembanguan Sdn 026 Bojongloa Bandung
Wali Kota Bandung memberikan kepastian terkait kelanjutan pembangunan SDN 026 Bojongloa.

FWPJABAR.COM, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan bahwa proyek pembangunan gedung baru untuk SDN 026 Bojongloa akan terus berjalan. Keputusan ini diambil meskipun proyek tersebut tengah dihadapkan pada dua tantangan besar, yakni persoalan sengketa lahan serta keberatan yang disuarakan oleh sebagian warga di sekitar lokasi pembangunan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa pemda dihadapkan pada situasi pelik yang menuntut langkah antisipatif secara simultan.

Mahasiswa KKN UBK Gelar Screening Kesehatan dan Edukasi Hipertensi di Desa Cikawao Pacet

“Ada dua masalah utama. Pertama, proses hukum terkait sengketa tanah sekolah yang harus tetap kita hormati, namun kami meminta kelonggaran waktu. Kedua, muncul keberatan dari warga sekitar terhadap pembangunan di lokasi baru,” ujar Farhan pada Senin, 10 Agustus 2026.

Meski harus mengambil keputusan berat, Farhan menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah menjamin hak dasar anak-anak atas akses pendidikan yang layak.

Disdukcapil Kota Bandung Gelar Program Mepeling di SMAN 13 dan SMAN 14, Permudah Siswa Urus KTP-el

Pembanguan Sdn 026 Bojongloa Bandung 2
Kawasan sekitar rencana pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa.

Siap “Pasang Badan” dan Buka Ruang Dialog

Menanggapi resistensi warga, Pemkot Bandung berkomitmen untuk tidak menutup mata terhadap berbagai dampak lingkungan yang mungkin timbul akibat aktivitas proyek. Farhan menyadari bahwa mobilisasi alat berat dan material berpotensi memicu ketidaknyamanan, termasuk potensi kepadatan lalu lintas di sekitar area pembangunan.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana membuka ruang komunikasi seluas-luasnya guna merumuskan solusi pengelolaan lingkungan bersama warga. Evaluasi dari proyek-proyek terdahulu, di mana kerap terjadi pelanggaran komitmen oleh pihak kontraktor, menjadi pelajaran penting bagi Pemkot Bandung kali ini.

Dari Kadudampit ke Kancah Dunia: Perjalanan Inspiratif SMA At-Tijaarah di World GreenMech 2026

“Untuk SDN 026 Bojongloa, saya pribadi akan pasang badan. Saya juga akan memastikan kontraktor dan pemerintah menepati komitmennya kepada warga yang terdampak,” tegas Farhan.

Sebagai langkah konkret mengatasi masalah akses jalan yang dikeluhkan warga, Pemkot Bandung berencana meninjau sejumlah jalur alternatif, termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pariwisata (Dispark) guna mengurai potensi kemacetan.

Kontingen Indonesia Gemilang di Ajang World GreenMech 2026 Thailand, Borong Puluhan Medali

Pembanguan Sdn 026 Bojongloa Bandung 3

Menghormati Jalur Hukum Sekaligus Siapkan Solusi Lahan

Menyinggung opsi pembelian kembali tanah dari pihak ahli waris, Farhan menjelaskan bahwa langkah tersebut tidak dapat serta-merta dilakukan. Mengalokasikan anggaran untuk mengganti rugi lahan akibat kekalahan dalam proses hukum justru berisiko menimbulkan masalah birokrasi baru yang berlarut-larut. Meski demikian, hak-hak hukum pihak ahli waris akan tetap dihargai sesuai koridor perundang-undangan.

Sebagai jalan keluar jangka panjang, Pemkot Bandung telah menyiapkan alternatif lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi yang sudah berstatus milik pemda sejak tahun 2023. Pemanfaatan aset lahan yang sudah tersedia ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan harus memulai proses pengadaan tanah baru yang memakan waktu lama.

Dinamika Geopolitik Baru: Menelaah Pakta Pertahanan Makkah dan Transformasi Keamanan Timur Tengah

Pemkot Bandung berharap penyelesaian pembangunan SDN 026 Bojongloa ini dapat berjalan beriringan: proses hukum dihormati, komunikasi dengan warga sekitar tetap dikedepankan, dan yang terpenting, masa depan serta hak belajar para siswa dapat terus terjamin.***

Muktamar XVI Tapak Suci Semarang: Dankodiklatad Tegaskan Pentingnya Sinergi IPSI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×