SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hankam
Beranda / Hankam / Dandim 0624/Kab. Bandung dan Bupati Tinjau Langsung Pabrik Pengolahan Sampah Motah di Kutawaringin

Dandim 0624/Kab. Bandung dan Bupati Tinjau Langsung Pabrik Pengolahan Sampah Motah di Kutawaringin

Dandim Bupati Bandung Tinjau Pabrik Motah
Dandim 0624/Kab. Bandung dan Bupati Bandung meninjau pabrik Mesin Olah Runtah Motah di Kutawaringin.

FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG — Komandan Kodim (Dandim) 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., mendampingi Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., dalam agenda kunjungan kerja ke pabrik manufaktur Mesin Olah Runtah (Motah). Fasilitas produksi yang dikelola oleh PT. Sparta Guna Sentosa tersebut berlokasi di Desa Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, pada Rabu (12/8/2026).

Inspeksi lapangan ini bertujuan untuk mengamati secara dekat tahapan produksi sekaligus mengevaluasi tingkat kesiapan teknologi pemusnahan dan pengelolaan sampah yang digarap oleh pihak swasta tersebut.

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Malabar Ciamis Padukan Kurikulum Agama dan Kewirausahaan, Cetak Santri Mandiri

Dalam peninjauan ini, jajaran pimpinan daerah bersama unsur TNI mengeksplorasi berbagai fasilitas teknis pembuatan mesin Motah. Kehadiran teknologi lokal ini diproyeksikan sebagai instrumen strategis untuk mengakselerasi penanganan persoalan volume sampah yang kian kompleks di wilayah Kabupaten Bandung.

Mesin Olah Runtah Sparta Guna Sentosa
Fasilitas produksi teknologi pengolahan sampah Motah di Desa Gajahmekar Kutawaringin.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penanganan Lingkungan

Letkol Kav Samto Betah menegaskan bahwa efektivitas tata kelola lingkungan, utamanya isu persampahan, tidak dapat diselesaikan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan komitmen kolektif serta kolaborasi aktif antara pemerintah, aparat pertahanan, korporasi, dan elemen warga.

Pejabat Baru Kodam Siliwangi Dilantik, Pangdam Tekankan 3 Hal Penting

“Menyelesaikan persoalan sampah menuntut adanya sinergi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan. Adanya inovasi teknologi seperti mesin Motah ini kita harapkan mampu menghadirkan solusi konkrit yang berdaya guna bagi masyarakat luas,” ungkap Letkol Samto.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyoroti urgensi pemanfaatan teknologi tepat guna guna mengoptimalkan sistem manajemen kebersihan daerah. Inovasi semacam ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan program ekologis di Kabupaten Bandung.

Mahasiswa KKN UBK Gelar Screening Kesehatan dan Edukasi Hipertensi di Desa Cikawao Pacet

Melalui peninjauan ini, pemerintah daerah berharap kapasitas produksi dan implementasi teknologi pengolahan limbah dapat terus disempurnakan. Langkah ini diyakini mampu mewujudkan ekosistem lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta memberikan nilai tambah kesejahteraan bagi warga sekitar.***

Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×