FWPJABAR.COM, KABUPATEN BANDUNG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Bhakti Kencana (UBK) berkolaborasi dengan jajaran dosen menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan gratis serta penyuluhan edukatif di RW 01, Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.
Acara yang dihelat pada Minggu, 2 Agustus 2026 ini, sukses menyedot perhatian dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh 64 warga setempat.
Pengambilan kasus utama berupa pencegahan hipertensi didasari oleh tingginya prevalensi penyakit berjuluk silent killer atau “pembunuh senyap” ini di tengah masyarakat. Sering kali, kondisi tekanan darah tinggi tidak disadari penderitanya hingga memicu komplikasi fatal seperti penyakit jantung dan stroke.

Pemeriksaan Teknis dan Temuan Lapangan
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan fasilitas pemeriksaan tekanan darah secara cuma-cuma. Berdasarkan hasil screening di lokasi, sebagian besar peserta terdeteksi memiliki angka tekanan darah tinggi. Temuan ini memperkuat urgensi perlunya peningkatan kesadaran warga dalam mendeteksi, mencegah, serta mengendalikan hipertensi sejak dini.
Selain pengecekan tensi, kegiatan ini diisi dengan sesi pemaparan materi mendalam oleh para dosen ahli dari Universitas Bhakti Kencana:
- Edukasi Hipertensi: Disampaikan oleh Vina Vitniawati, S.Kep., Ners., M.Kep., dengan mengusung tema “Mengenal Hipertensi: Mencegah si Pembunuh Senyap Sejak Dini”. Sesi ini berfokus pada pengenalan faktor risiko, tanda-tanda klinis, serta langkah pencegahan.
- Penyuluhan DAGUSIBU: Dibawakan oleh Dr. Apt. Ani Anggriani, M.Si., yang mengedukasi warga mengenai cara Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar dalam kehidupan sehari-hari.
- Penerapan PHBS: Disampaikan oleh Irisanna Tambunan, S.Kep., Ners., M.Kep., yang memaparkan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pendekatan Interaktif dan Praktis
Guna memaksimalkan penyerapan informasi, panitia membagikan media edukasi berupa leaflet praktis yang bisa dibawa pulang oleh peserta sebagai panduan lanjutan di rumah. Khusus untuk materi PHBS, tim mahasiswa turut memperagakan demonstrasi langsung tata cara mencuci tangan yang baik dan benar agar bisa dipraktikkan secara nyata.
Suasana semakin meriah dan interaktif berkat sesi diskusi terbuka serta tanya jawab. Warga tampak aktif berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan masing-masing, ditambah adanya pembagian doorprize menarik bagi peserta yang aktif.
Melalui kegiatan jemput bola ini, KKN Kelompok 13 UBK berharap masyarakat RW 01 Desa Cikawao tidak menunggu hingga muncul keluhan berat untuk mulai memeriksakan diri. Rutin memantau tekanan darah, bijak mengelola obat, serta menerapkan PHBS di lingkungan keluarga diharapkan mampu menekan risiko komplikasi sejak dini demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.***


Komentar