FWPJABAR.COM, BANDUNG – Banyak yang tidak menyangka, sebuah lembaga pendidikan yang terletak di pelosok Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sukses mencatatkan namanya di kancah internasional. Pada ajang World GreenMech (WGM) 2026 di Thailand yang dihelat 8 Agustus 2026, delegasi SMA At-Tijaarah berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menyabet predikat Juara 3 Dunia.
Capaian gemilang ini tentu bukan hasil yang instan. Di balik keberhasilan tersebut tersimpan kisah perjuangan panjang, ketekunan para siswa bersama pembimbing, serta kolaborasi erat dari berbagai pihak.
Titik Tolak: Berawal dari Hibah Sederhana (2023)
Kisah inspiratif ini bermula pada tahun 2023 ketika Kepala SMA At-Tijaarah, Ibu Aida Fizia, mengikuti program pelatihan edukatif. Pelatihan tersebut membuka pintu bagi sekolah untuk menerima hibah perangkat GreenMech dari Rumah Edukasi.
Siapa sangka, perangkat yang awalnya sekadar alat bantu belajar biasa, perlahan-lahan dimanfaatkan para siswa untuk mendalami dunia mekanika, teknologi robotik, kreativitas, hingga pemecahan masalah (problem solving). Dari sinilah bibit-bibit kecintaan terhadap dunia sains mulai bersemi di ruang kelas.

Tangga Prestasi Menuju Panggung Dunia
Keberhasilan menembus panggung global ditempuh melalui proses penjenjangan kompetisi yang konsisten setiap tahunnya:
- Tahun 2024 (Keberanian Memulai): Untuk pertama kalinya, SMA At-Tijaarah menjajal kompetisi GreenMech tingkat regional di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Hasilnya, mereka langsung menyabet Juara Harapan 1. Tak berhenti di situ, pada tahun yang sama mereka melaju ke tingkat nasional dan sukses mengamankan posisi Juara 3 Nasional.
- Tahun 2025 (Puncak Nasional): Berbekal evaluasi dan latihan intensif, tim kembali berlaga di tingkat nasional. Hasilnya luar biasa—SMA At-Tijaarah keluar sebagai Juara 1 Nasional. Prestasi ini mematahkan anggapan bahwa fasilitas sekolah yang terbatas menjadi halangan untuk bersaing.
- Tahun 2026 (Menembus Batas Internasional): Konsistensi berlanjut setelah mereka kembali mendulang prestasi di tingkat regional dan nasional tahun 2026. Tiket ke Thailand pun resmi berada di tangan, membawa mimpi anak-anak Kadudampit bertransformasi menjadi realitas global.
Buah dari Sinergi dan Kolaborasi
Keberangkatan kontingen SMA At-Tijaarah ke Negeri Gajah Putih tidak lepas dari dukungan penuh berbagai elemen masyarakat dan instansi. Perjuangan ini mendapat sokongan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Dinas Pendidikan melalui KCD Wilayah V, Pengawas Pembina, FKSS serta MKKS Kabupaten Sukabumi, jajaran Kecamatan Kadudampit, Kapolsek, Danramil, BAZNAS, hingga Yayasan Azka Al-Firdaus.
Doa restu serta kepercayaan dari orang tua murid juga menjadi energi utama yang menguatkan mental para siswa untuk tampil percaya diri di hadapan peserta dari berbagai negara.
Bukti Bahwa Mimpi Besar Bisa Lahir dari Sekolah Sederhana
Jejak langkah SMA At-Tijaarah—dari Juara Harapan 1 Regional 2024, menaiki tangga Juara 3 Nasional 2024, melesat menjadi Juara 1 Nasional 2025, mendominasi tingkat regional-nasional 2026, hingga akhirnya berdiri di podium Juara 3 WGM 2026 Thailand—menjadi teladan nyata.
Kisah ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis dan fasilitas bukanlah halangan untuk merajut asa yang tinggi. Dari sebuah institusi pendidikan sederhana di Kadudampit, mereka membuktikan bahwa tekad kuat, keberanian mencoba, dan semangat pantang menyerah mampu membawa putra-putri daerah mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan Indonesia di mata dunia.***


Komentar