FWPJABAR.COM, MANGGARAI — Gelombang empati dan solidaritas antardaerah mengalir hingga ke Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga terdampak bencana alam di Kabupaten Manggarai menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas hadirnya bantuan kemanusiaan senilai Rp2 miliar yang dikirimkan oleh jajaran Kodam III/Siliwangi bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah III/Siliwangi pada Selasa (13/10/2026).
Penyaluran logistik ini dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., serta Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi, Ny. Riri Kosasih. Dalam alokasi bantuan tersebut, Ny. Riri Kosasih menyalurkan bantuan barang senilai Rp200 juta khusus untuk menyokong kebutuhan mendasar warga di lokasi bencana.
Aksi sosial lintas pulau ini menjadi simbol kuat bahwa masyarakat NTT tidak berjuang sendirian dalam melewati masa pemulihan pascabencana.
Wujud Panggilan Jiwa dan Solidaritas Tanpa Batas
Saat dimintai keterangan, Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi, Ny. Riri Kosasih, menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan panggilan nurani yang wajib direalisasikan secara konkret.
“Membantu sesama adalah panggilan kemanusiaan yang menuntut aksi nyata. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus luka dan beban saudara-saudara kita di NTT, tetapi kami ingin menyalakan harapan bahwa ada banyak tangan yang siap merangkul dan membantu,” ujar Ny. Riri Kosasih.
Ia menambahkan, Persit KCK tidak hanya berperan mendampingi tugas-tugas prajurit TNI AD, tetapi juga konsisten hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kunci utama dalam situasi ini adalah merawat kebersamaan. Semoga bantuan ini membawa manfaat, menguatkan mental warga, serta memupuk kembali nilai-nilai gotong royong bangsa,” tuturnya.

Kelancaran Logistik dan Ungkapan Haru Tokoh Pemuda
Di sisi lain, Koordinator Pemberangkatan Bantuan, Elfira Kaunang, menjelaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan agar seluruh paket logistik mendarat tepat sasaran di tangan warga yang membutuhkan.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih dan Ibu Ny. Riri Kosasih. Dukungan ini tidak hanya menopang kebutuhan fisik, tetapi juga menyuntikkan dorongan moral yang sangat berarti bagi proses pemulihan warga NTT,” terang Elfira.
Apresiasi senada dilontarkan oleh Viky Jehambut, tokoh pemuda sekaligus koordinator lapangan penerima bantuan di NTT. Ia menyebut uluran tangan dari wilayah Jawa Barat dan Banten ini terasa sangat hangat di hati masyarakat Manggarai.
“Atas nama masyarakat penerima manfaat di NTT, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Mayjen Kosasih dan Ibu Ny. Riri Kosasih. Bagi kami, bantuan ini bukan cuma soal nominal atau barang, melainkan bukti ketulusan dan persaudaraan sejati yang kami rasakan dari saudara-saudara di Jawa Barat dan Banten,” ungkap Viky.
Viky berharap keteladanan yang ditunjukkan jajaran Kodam III/Siliwangi dapat menginspirasi lebih banyak elemen bangsa untuk saling menopang dalam situasi krisis.
Aksi kemanusiaan ini membuktikan bahwa batas geografis tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk merawat solidaritas. Uluran tangan dari Kodam III/Siliwangi diharapkan dapat mempercepat kebangkitan masyarakat NTT untuk menata kembali kehidupan mereka pascabencana.***


Komentar