FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Pangkalan TNI AU (Lanud) Husein Sastranegara memperkokoh sinergi kelembagaan bersama PT Pertamina Patra Niaga melalui ajang Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Intercontinental Dago, Kota Bandung, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan strategis ini difokuskan untuk mendiskusikan rencana perpanjangan masa sewa lahan Aviation Fuel Terminal (AFT) Husein Sastranegara guna menjamin keberlanjutan pasokan bahan bakar penerbangan di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI Md. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., menggarisbawahi pentingnya kemitraan yang telah terjalin lama antara TNI AU dan pihak Pertamina. Menurutnya, kolaborasi ini memegang peranan krusial terhadap efektivitas serta kelancaran operasional dunia penerbangan kawasan regional.
Marsma TNI Md. Irman Fathurrahman menekankan bahwa seluruh tahapan perpanjangan kerja sama wajib berlandaskan asas keterbukaan, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap koridor hukum yang berlaku.

“Proses perpanjangan kemitraan ini mesti dijalankan secara transparan, profesional, dan taat aturan perundang-undangan. Aspek keamanan pangkalan, keselamatan navigasi udara, hingga perlindungan aset negara harus tetap menjadi prioritas utama,” tegas Danlanud.
Melalui diskusi terarah ini, kedua pihak membidik keselarasan persepsi terkait payung hukum, pemenuhan berkas administrasi, peninjauan ulang poin kerja sama, hingga tata cara optimalisasi aset pada draf perjanjian mendatang.
Diharapkan, kesepakatan yang dirumuskan mampu memberi maslahat bersama serta menunjang kelancaran misi operasional masing-masing instansi.
Kegiatan FGD ini turut dihadiri jajaran pejabat utama Lanud Husein Sastranegara, di antaranya Kadisops, Kadislog, Dansatpom, Kaintel, Kakum, serta Kasi BMP. Sementara itu, jajaran PT Pertamina Patra Niaga diwakili langsung oleh Region Manager Aviation (JBB) Julian Hanafiah Lubis dan Area Manager Aset (RJBB) Daniel Hardiansyah, S.H. ***


Komentar