FWPJABAR.COM, BANDUNG – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 11 Kota Bandung resmi memasuki tenggat waktu krusial. Pihak sekolah mengimbau para orang tua dan calon siswa untuk memperhatikan batas akhir proses daftar ulang tahap kedua (jalur afirmasi dan domisili) yang dijadwalkan hanya berlangsung selama dua hari, yaitu mulai Senin (13/7) hingga Selasa (14/7) besok.
Kepastian mengenai jadwal pembatasan ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) SPMB sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMAN 11 Bandung, Nuke Sandra Maulin, S.Pd., didampingi oleh Sekretaris SPMB, Chandrawan Satria, di Kantor Humas SMAN 11 Kota Bandung, Senin (13/7).
“Kami ingatkan bahwa proses daftar ulang tahap kedua ini berjalan sangat singkat, dimulai hari Senin ini (13/7) dan batas akhir penutupan adalah besok hari Selasa, 14 Juli 2026. Kami berharap seluruh calon peserta didik yang dinyatakan lolos segera menyelesaikan berkasnya,” ujar Nuke.
Nuke menekankan, ketepatan waktu dalam melakukan daftar ulang ini sangat menentukan status kelulusan siswa. SMAN 11 Bandung memberlakukan mekanisme ketat berupa mobile system yang terintegrasi langsung secara daring (online) untuk mengantisipasi adanya calon siswa yang terlambat atau tidak melakukan daftar ulang.
“Jika sampai batas waktu yang ditentukan besok siswa tidak melakukan daftar ulang atau menyatakan mengundurkan diri, maka sistem secara otomatis akan menggugurkannya. Kekosongan kursi tersebut langsung diisi oleh calon siswa yang berada di urutan ranking bawahnya melalui penarikan data sistem digital. Jadi, kami tidak melayani pendaftaran susulan secara manual di luar sistem,” tegasnya.
Sebagai informasi, pada SPMB tahun 2026 ini, SMAN 11 Kota Bandung sukses menyaring 552 siswa baru dari total pendaftar yang membeludak hingga kisaran seribu orang. Jumlah siswa yang diterima tersebut nantinya akan diplot ke dalam 12 rombongan belajar (kelas), dengan rincian daya tampung 46 anak per kelas.
Adapun rincian komposisi final dari keseluruhan daya tampung 552 siswa tersebut meliputi:
- Jalur Domisili (Zonasi): 262 siswa (termasuk wilayah penyangga sebanyak 72 siswa)
- Jalur Afirmasi KETM (Ekonomi Tidak Mampu): 122 siswa
- Jalur Prestasi Rapor: 88 siswa
- Jalur Prestasi Kejuaraan (Non-Akademik): 24 siswa
- Jalur Kondisi Tertentu (CB): 16 siswa (Terverifikasi ketat melalui rekomendasi resmi Himpunan Psikologi Indonesia/Himpsi)
- Jalur Anak Guru: 15 siswa
- Jalur Kepemimpinan: 8 siswa
- Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua (Mutasi): 7 siswa
- Jalur Afirmasi PDBK (Peserta Didik Berkebutuhan Khusus/MBK): 5 siswa
Pihak panitia memastikan seluruh proses pengawasan dan verifikasi berjalan transparan sesuai petunjuk teknis (Juknis) dari Dinas Pendidikan serta Kantor Cabang Dinas (KCD). Selepas gerbang daftar ulang ditutup besok, SMAN 11 Bandung akan langsung tancap gas mempersiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan bergulir selama lima hari, dari tanggal 15 hingga 21 Juli 2026 mendatang.***


Komentar