FWPJABAR.COM, BANDUNG — Komitmen negara dalam menjamin kesejahteraan pekerja kembali ditegaskan lewat agenda “Temu Apresiasi Manfaat Penerimaan Santunan BPJS Ketenagakerjaan“. Perhelatan penting ini berlangsung di Balai Gede, Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada Kamis (18/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi diwakili oleh Irdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, yang hadir langsung untuk memberikan dukungan atas penguatan jaring pengaman sosial di wilayah Jawa Barat.
Wujud Nyata Kehadiran Negara bagi Pekerja
Acara ini digelar sebagai bentuk penghargaan sekaligus evaluasi atas dampak positif jaminan sosial ketenagakerjaan dalam memitigasi risiko ekonomi yang dihadapi tenaga kerja maupun ahli warisnya. Selain jajaran Kodam III/Siliwangi, agenda ini juga dihadiri oleh figur-figur penting di Jawa Barat, antara lain:
- Gubernur Jawa Barat dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.
- Jajaran Forkopimda dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
- Para Asisten Daerah serta Kepala Perangkat Daerah.
- Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat.
- Perwakilan Dinas Ketenagakerjaan tingkat kabupaten/kota serta manajemen BPJS Ketenagakerjaan.
Prosesi acara berjalan dengan khidmat, dimulai dari pembukaan رسمي, pemaparan dari BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Barat, penyerahan dana santunan secara simbolis kepada ahli waris, hingga arahan utama dari Gubernur Jawa Barat.
Menjaga Stabilitas Sosial dan Ketahanan Wilayah
Usai menghadiri acara, Brigjen TNI Nurul Yakin menggarisbawahi betapa strategisnya program perlindungan ini. Menurutnya, jaminan sosial bukan sekadar bantuan finansial, melainkan pilar penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan keamanan wilayah.
“Kodam III/Siliwangi sangat mendukung inisiatif Temu Apresiasi ini. Ini adalah bukti autentik bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk memproteksi para pekerja. Ketika risiko sosial atau kecelakaan kerja terjadi, program ini mampu menjaga ketahanan ekonomi keluarga, yang pada akhirnya berdampak pada kondusivitas lingkungan,” tutur Irdam III/Siliwangi.

Mendorong Pemerataan Jaminan Sosial di Jawa Barat
Mengingat Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan populasi pekerja terbesar di Indonesia, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal yang mendesak. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemkab/Pemkot, serta BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu mengikis ketimpangan perlindungan kerja di lapangan.
Apresiasi senada juga datang dari Gubernur Jawa Barat. Ia memuji konsistensi BPJS Ketenagakerjaan yang terus berkolaborasi dengan pemprov demi memastikan hak-hak pekerja dan keluarga mereka terpenuhi secara nyata.
Bagi institusi Kodam III/Siliwangi sendiri, program kesejahteraan seperti ini sangat relevan dengan visi pertahanan wilayah, di mana masyarakat yang sejahtera merupakan fondasi utama ketahanan daerah yang kokoh. Lewat momentum ini, kolaborasi lintas sektor diharapkan kian solid demi menghadirkan perlindungan sosial yang berkelanjutan bagi seluruh pekerja.***


Komentar