FWPJABAR.COM, BANDUNG – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, yang dikenal luas dengan julukan Jenderal Santri, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus berdialog dengan sekitar 1.000 santri, alumni, dan mahasiswa di Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, Kampung Lemburawi, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Santri untuk Indonesia Maju dan Sejahtera” tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Kodam III/Siliwangi dengan kalangan pesantren. Selama berlangsungnya acara, suasana dialog berjalan hangat, penuh kekeluargaan, dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, KH Ibnu Athoillah Yusuf Al-Hafidz, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pangdam III/Siliwangi. Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki makna historis bagi pesantren yang telah berdiri sejak tahun 1922.
Ia mengungkapkan, selama lebih dari satu abad pesantren berdiri, baru kali ini seorang Pangdam III/Siliwangi datang secara langsung untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan keluarga besar pesantren.
KH Ibnu Athoillah menilai sosok Mayjen TNI Kosasih layak mendapat julukan Jenderal Santri karena memiliki perhatian besar terhadap perkembangan dunia pesantren dan pembinaan generasi muda.

Dalam dialog tersebut, Pangdam memberikan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, memperbanyak doa, bekerja keras, serta bertawakal kepada Allah SWT dalam menggapai cita-cita. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak mulia, menghormati guru, serta berbakti kepada kedua orang tua sebagai kunci memperoleh keberkahan hidup.
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai moral agar para santri mampu menjadi generasi yang berdaya saing sekaligus berakhlakul karimah.
Pimpinan pesantren berharap kunjungan dan dialog bersama Pangdam III/Siliwangi tersebut membawa manfaat besar bagi kemajuan Pondok Pesantren Baitul Arqom Al-Islami, sekaligus menjadi penyemangat bagi para santri, alumni, dan mahasiswa untuk terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.
Melalui kegiatan itu pula, diharapkan hubungan baik antara Kodam III/Siliwangi dan lingkungan pesantren semakin erat sehingga dapat bersama-sama mencetak generasi muda yang religius, berwawasan kebangsaan, serta siap berperan dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.***


Komentar