FWPJABAR.COM, BANDUNG – Guna memperkokoh ikatan tali silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan media massa, Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., menggelar agenda audiensi bersama para jurnalis dari wilayah Bandung Raya. Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh kehangatan ini menjadi momentum penting untuk membangun ruang komunikasi yang transparan serta mematangkan kolaborasi dalam penyebarluasan informasi ke publik.
Prosesi penyambutan awak media tersebut dilaksanakan langsung di Ruang Rapat Suryadarma, Markas Komando Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Kamis (22/7/2026).
Di hadapan para kuli tinta, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman memaparkan sejumlah progres dan program strategis yang sedang digulirkan oleh jajaran Lanud Husein Sastranegara. Salah satu topik utama yang ditanyakan awak media secara mendalam adalah mengenai proyeksi penataan dan pemaksimalan fungsi bandara yang ditargetkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi warga.

Bocoran Reaktivasi Bandara Husein Menjadi Bandara Internasional
Momen audiensi ini juga diwarnai dengan sesi wawancara intensif terkait rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Menjawab pertanyaan awak media mengenai persiapan di lapangan, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman mengungkapkan kabar baik terkait rencana pembukaan kembali bandara tersebut menjadi bandara internasional secara seremonial yang dibidik bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.
“Untuk persiapan sampai saat ini, pembukaan Bandara Husein yang insya Allah menjadi bandara internasional, rencananya akan dibuka secara seremonial pada tanggal 17 Agustus mendatang,” ungkap Danlanud.
Beliau merinci bahwa kesiapan infrastruktur fisik saat ini sudah hampir rampung sepenuhnya. Untuk area terminal internasional maupun domestik, progres pengerjaan telah menyentuh angka 95 persen. Sementara itu, fasilitas penunjang di luar terminal seperti area parkir dan rekayasa pengaturan lalu lintas di sekitar area bandara sudah mencapai 98 persen.
“Fasilitas vital penerbangan seperti runway (landas pacu), taxiway, dan runway light (lampu landasan) itu sudah 99 persen siap dan sudah bisa digunakan. Saat ini, kami tinggal menunggu pengecekan akhir dari Kementerian Perhubungan. Jika verifikasi dari Kemenhub selesai, mereka akan menerbitkan surat resmi yang menyatakan Bandara Husein Sastranegara laik beroperasi untuk penerbangan domestik maupun internasional regional,” tambahnya secara detail.
Tujuh Maskapai Antre dan Kesiapan Sistem Pengamanan Berlapis
Tingginya potensi pasar penerbangan di Bandung Raya membuat rencana reaktivasi ini langsung direspons cepat oleh pelaku industri penerbangan. Danlanud membeberkan bahwa sudah ada sekitar tujuh maskapai yang mengajukan slot penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.
“Sampai sejauh ini, total ada sekitar tujuh maskapai yang mengajukan diri, mencakup penerbangan reguler, internasional, hingga kargo. Kami berharap seluruh pengajuan slot dari maskapai tersebut dapat terealisasi dan disetujui sepenuhnya oleh Kementerian Hubungan,” harapnya.
Terkait dengan aspek keamanan yang menjadi pilar krusial operasional bandara militer-sipil ini, Marsma TNI M.D. Irman Fathurrahman menegaskan bahwa jajarannya tidak akan menurunkan kewaspadaan. Skema pengamanan berlapis telah disiapkan secara matang dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Sistem pengamanan seluruhnya sudah kita siapkan. Kita akan mengolaborasikan kekuatan dari Avsec (Aviation Security), Satpom (Satuan Polisi Militer) Lanud Husein Sastranegara, hingga personel Satintelijen kita. Semuanya berkolaborasi jadi satu untuk menjamin keamanan penuh,” tegas Danlanud mengakhiri sesi wawancara.
Hubungan baik yang terjalin dengan insan pers ini diharapkan dapat terus ditingkatkan. Peran media dinilai sangat penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program pengabdian terbaik dari Lanud Husein Sastranegara.***


Komentar