FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, kini memasuki tahap krusial. Guna menjamin kualitas pembangunan, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD melakukan peninjauan langsung ke lapangan setelah sebelumnya menerima paparan progres dari Dandim 0624/Kab. Bandung di Makodim.
Kegiatan Tim Wasev monitoring dan tinjau langsung program TMMD ke 127 Kodim 0624/Kab. Bandung ini dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Dedi Prihatmojo, S.I.P., M.Han. pada Senin (02/03/2026). Kehadiran jenderal bintang satu ini didampingi oleh Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., untuk memastikan setiap sasaran fisik memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.

Akses Vital: Progres Jalan 1.500 Meter Capai 80 Persen
Fokus utama monitoring menyasar pada proyek pengecoran jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3 meter di Kampung Gunung Leutik. Jalan ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat dinantikan oleh warga Desa Cipelah untuk mengangkut hasil bumi.
“Tujuan peninjauan saya adalah meyakinkan bahwa pekerjaan yang direncanakan terlaksana dengan baik dan sasarannya memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya lihat tadi di pekerjaan fisik jalan, progresnya sudah hampir 80 persen dengan kualitas cor yang sangat bagus. Ini adalah akses vital bagi warga,” ujar Brigjen TNI Dedi Prihatmojo di lokasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Letkol Kav Samto Betah menjelaskan bahwa dalam waktu pelaksanaan sampai hari ini, tim di lapangan telah berhasil menuntaskan pengecoran sepanjang 1.400 meter.
“Hari ini kita mengupdate jarak jalan yang sudah terbangun yaitu 1.400 meter dari target 1.500 meter. Artinya hanya tersisa sedikit lagi. Kami optimis seluruh kegiatan, baik fisik maupun non-fisik, dapat terselesaikan dengan baik sebelum waktu yang ditentukan,” jelas Letkol Kav Samto.
Informasi mengenai berbagai program serupa di wilayah ini juga dapat dipantau melalui kategori Bandung Raya di fwpjabar.com.

Sinergi Lintas Sektoral dan Kehadiran Pejabat Terkait
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.55 WIB ini melibatkan kolaborasi erat antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung. Selain Brigjen TNI Dedi Prihatmojo dan Letkol Kav Samto Betah, hadir pula dalam rombongan tersebut Letkol INF Herbert Sinaga (Tim Wasev), Mayor Arm Heri (Pabandya Bakti Dam III/Slw), serta jajaran perwira Kodim 0624/Kab. Bandung yakni Kapten Inf Ecef Dedi Iskandar (Pasiter), Kapten Inf Mustofa Sidik (PJS Pasintel), dan Letda Inf Sutarto (Dan Unit Intel).

Turut mendampingi di lokasi, para Komandan Koramil setempat yaitu Kapten Arm Giyar (Danramil 2412/Pasirjambu) dan Kapten Inf Supriyadi (Danramil 2414/Ciwidey). Dari unsur pemerintah, hadir Sekretaris DPMD Kab. Bandung Bpk. Asep Kurnia, S.P., Kabid DPMD Ibu Siti, staf DPMD Bpk. Iqbal, Sekcam Rancabali Bpk. Iwan, Kepala Desa Cipelah H. Opan Sopandi, serta dukungan kesehatan dari Peltu W. Soemantri (Kesdam III/Slw). Kehadiran para pejabat ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap Program Unggulan Kasad yang sedang dijalankan.

Pemberdayaan Ekonomi dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
Selain infrastruktur jalan, tim juga memonitor rehabilitasi 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), fasilitas MCK, serta bantuan bibit domba dan lele hasil kolaborasi dengan dinas terkait. Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.
Kepala Desa Cipelah, H. Opan Sopandi, menekankan bahwa antusiasme warga sangat tinggi dalam bergotong-royong.
“Sinergitas antara TNI dan masyarakat sangat luar biasa, seolah tidak ada jarak. TNI benar-benar menjadi pengayom bagi kami di pelosok desa,” pungkasnya.
Pembaca dapat melihat arsip kegiatan pengabdian lainnya melalui tag TMMD di fwpjabar.com.***



Komentar