FWPJABAR.COM, RANCABALI-KAB. BANDUNG, – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, tidak surut meski di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Pada Kamis (26/2/2026), Satgas TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung terpantau terus mempercepat progres pengecoran jalan di titik 500 meter, Kampung Simpang Babakan Garut.
Baca Juga: Daftar Program Prioritas Pembangunan Desa di Kabupaten Bandung Tahun 2026
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur desa guna mencapai target total jalan sepanjang 1.500 meter.
Progres Fisik Tembus 68,93 Persen
Berdasarkan data lapangan terbaru, capaian pengecoran jalan di Desa Cipelah saat ini telah menyentuh angka 1.034 meter atau setara dengan 68,93 persen dari total target pengerjaan.
Simak Berita Terkait: Profil Kodim 0624/Kab. Bandung dan Perannya dalam Ketahanan Pangan Lokal
Personel Satgas TMMD bersama warga setempat tampak bahu-membahu melakukan pengecoran beton. Sinergi ini sejalan dengan tema besar TMMD Ke-127 Tahun 2026, yakni “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Membangun Negeri dari Desa
Pengerjaan jalan di kawasan perbukitan Rancabali ini diharapkan dapat membuka akses ekonomi dan mobilitas warga yang selama ini terbatas oleh kondisi infrastruktur yang kurang memadai. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai motor penggerak semangat swadaya warga.
“Puasa bukan menjadi penghalang bagi kami dan warga. Target 1.500 meter harus tuntas tepat waktu agar masyarakat Desa Cipelah bisa segera merasakan manfaat jalan yang layak,” ujar salah satu perwakilan Satgas di lokasi pengerjaan.
Lihat Galeri Foto: Wajah Baru Infrastruktur Desa Cipelah Rancabali Setelah Sentuhan TMMD
Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan di titik-titik krusial terus dikebut secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi agar daya tahan jalan lebih lama.***



Komentar