“Pihak sekretariat kepresidenan memilih sapi ini dari enam ekor kandidat terbaik yang kami ajukan sebelumnya,” jelasnya.
Wali Kota juga menggaransi bahwa sapi kurban milik Presiden RI tersebut berada dalam kondisi prima, sehat, serta sangat layak konsumsi karena telah mengantongi hasil pemeriksaan kesehatan hewan yang menyeluruh dari dinas terkait.
Berdasarkan keterangan dari pihak peternak, sapi jantan yang diberi nama “Sheva” itu saat ini menginjak usia tiga tahun. Mengenai nama tersebut, Farhan meluruskan bahwa penamaan “Sheva” bukan merupakan instruksi dari Presiden Prabowo, melainkan inisiatif spontan dari peternak dan kru yang merawatnya di lapangan.
“Prosedurnya, Pak Prabowo memberikan mandat kepada pemerintah daerah untuk mencari kandidat sapi yang potensial. Kami menyodorkan enam ekor calon, dan kebetulan sapi inilah yang dinilai paling memenuhi kualifikasi,” urai Farhan.
Pemotongan Dipusatkan di RPH Ciroyom Bandung
Sapi kurban kepresidenan ini rencananya akan langsung dievakuasi ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom untuk proses penyembelihan. Seluruh paket daging kurban ditargetkan selesai didistribusikan kepada warga yang berhak (mustahik) di wilayah Kota Bandung pada hari yang sama.
Di akhir keterangannya, Farhan mengajak seluruh elemen warga untuk menjadikan momentum Iduladha ini sebagai refleksi dalam meningkatkan kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan keikhlasan untuk saling berbagi.
“Insyaallah, seluruh daging kurban ini akan disalurkan kepada para mustahik secara tepat sasaran, baik, dan benar,” pungkasnya.***


Komentar