SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News
Beranda / News / Solusi Jangka Panjang Banjir Kabupaten Bandung: Pemkab Siapkan Relokasi Warga Bojongsoang dan Kolam Retensi Baru

Solusi Jangka Panjang Banjir Kabupaten Bandung: Pemkab Siapkan Relokasi Warga Bojongsoang dan Kolam Retensi Baru

Solusi Banjir Kabupaten Bandung Relokasi Bojongsoang
Bupati Bandung Dadang Supriatna berdiskusi dengan jajaran Forkopimda mengenai relokasi warga Bojongsoang dan penanganan banjir.

FWPJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Langkah konkret terus digulirkan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memutus rantai banjir tahunan di wilayah-wilayah krusial seperti Bojongsoang dan Dayeuhkolot. Mengusung konsep kolaborasi pentahelix, Pemkab Bandung kini meramu strategi lintas sektor guna menghadirkan infrastruktur pengendali banjir yang berdampak panjang.

Rencana taktis ini dibeberkan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), di sela-sela agenda olahraga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung di Lanud Sulaiman, Margahayu, Selasa (23/6/2026) pagi.

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Malabar Ciamis Padukan Kurikulum Agama dan Kewirausahaan, Cetak Santri Mandiri

Acara bulanan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Kapolresta, Dandim 0624, Danlanud Sulaiman, hingga Kepala Kejaksaan Negeri. Melalui ruang diskusi informal yang lebih santai ini, Forkopimda dapat menyelaraskan program prioritas nasional sekaligus mempercepat eksekusi solusi bagi problem lokal yang mendesak.

Opsi Relokasi Bojongsoang dan Alih Fungsi Lahan Jadi Embung

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah rencana pemindahan tempat tinggal warga di titik-titik parah banjir Bojongsoang. KDS mengungkapkan, gagasan ini mendapat dorongan positif dari pihak kejaksaan.

Pejabat Baru Kodam Siliwangi Dilantik, Pangdam Tekankan 3 Hal Penting

“Tadi pagi saya mendapat kabar dari Pak Kajati yang berkeinginan agar di Bojongsoang juga dilakukan relokasi. Pada prinsipnya, kami dari pemerintah daerah siap untuk menyiapkan lahan untuk pemindahan lokasi warga yang ada di wilayah Bojongsoang, yang memang selamanya terendam kalau musim hujan,” ungkap KDS.

Jika warga menyetujui opsi ini, area yang dikosongkan tidak akan terbengkalai. Pemkab Bandung memproyeksikan kawasan bekas permukiman tersebut untuk disulap menjadi infrastruktur penampung air alami.

Dandim 0624/Kab. Bandung dan Bupati Tinjau Langsung Pabrik Pengolahan Sampah Motah di Kutawaringin

“Jika masyarakat menerima, ini akan menjadi salah satu solusi. Lahan tersebut nantinya bisa kita jadikan embung-embung atau danau penampung air di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya,” imbuh Bupati.

Solusi Banjir Kabupaten Bandung Relokasi Bojongsoang 2
Sinergi Forkopimda Kabupaten Bandung saat membahas infrastruktur pengendali banjir di Lanud Sulaiman.

Sinergi Lintas Sektor di 10 Kecamatan Rawan

Dalam memitigasi bencana banjir, termasuk di area Dalam Kaum Dayeuhkolot, Pemkab Bandung bergerak bersama TNI, Polri, dan masyarakat luas.

Mahasiswa KKN UBK Gelar Screening Kesehatan dan Edukasi Hipertensi di Desa Cikawao Pacet

“Untuk penanganan banjir ini kita sudah melakukan gerakan pentahelix. Kemarin kita bersama Pak Dandim dan Pak Danlanud juga sama-sama mengawal, terutama di wilayah-wilayah yang memang rawan. Ada hampir 10 kecamatan yang kita sentuh dengan kolaborasi pentaheliks ini,” kata KDS.

Di sisi lain, proyek infrastruktur sekunder berupa kolam retensi di kawasan Lanud Sulaiman terus dimatangkan. Proyek ini berjalan pararel dengan usulan pembangunan serupa di Tegalluar dan Sukamanah yang telah disodorkan ke Kementerian PU.

Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

“Untuk saat ini kita sudah menyampaikan usulan kepada Kementerian PU untuk wilayah Tegalluar dan Sukamanah. Sementara untuk kelanjutan rencana retensi di wilayah Lanud Sulaiman, bisa kita lakukan secara pentaheliks. Secara prinsip, alat-alat dari kita sudah siap, tinggal kapan kita memulainya,” paparnya.

Utamakan Aspek Teknis Matang

Kendati persiapan alat sudah siap, Pemkab Bandung menegaskan tidak akan gegabah. Aspek kalkulasi teknis dan kondisi topografi di lapangan tetap menjadi prioritas utama sebelum alat berat mulai bekerja.

Disdukcapil Kota Bandung Gelar Program Mepeling di SMAN 13 dan SMAN 14, Permudah Siswa Urus KTP-el

“Kita harus melihat dulu bagaimana kontur airnya di lapangan. Detail Engineering Design-nya akan kita hitung terlebih dahulu. Mudah-mudahan dalam tahun ini rencana tersebut sudah bisa kita realisasikan,” jelas KDS menambahkan.

Menanggapi program tersebut, Danlanud Sulaiman, Marsma TNI Eko Sujatmiko menegaskan komitmen penuh TNI-Polri dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam mengatasi banjir yang telah lama menjadi keluhan masyarakat.

“Kami bersama Polri siap mendukung semua program pak bupati, khususnya di bidang pengamanan pada penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Bandung,” tandasnya.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×