FWPJABAR.COM, LOMBOK — Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam (Perma Pendis) Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur keorganisasian di tingkat kewilayahan. Pada Sabtu siang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perma Pendis Indonesia secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perma Pendis Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pengukuhan ini menandai NTB sebagai provinsi ketujuh di Indonesia yang resmi memiliki kepengurusan DPW Perma Pendis. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Perma Pendis Indonesia, Prof. Dr. H. Badrudin, M.Ag., CIIQA., CEAM.
Langkah proaktif dari DPP Perma Pendis Indonesia yang berkedudukan di Bandung ini diharapkan dapat memantapkan arah organisasi dalam mendorong terwujudnya pendidikan Islam yang berkualitas. Sinergitas yang kuat antarunsur, termasuk dengan pemerintah daerah, menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi tersebut.

Dorong Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Pendidikan
Dalam pengarahannya, Ketua Umum DPP Perma Pendis Indonesia mengimbau para pengelola pendidikan Islam agar konsisten meningkatkan profesionalisme. Pengelolaan pendidikan Islam dituntut untuk berjalan secara terencana, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Perma Pendis Indonesia mengucapkan selamat atas terbentuknya pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Perma Pendis Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saya berharap dengan terbentuknya asosiasi profesi DPW Perma Pendis NTB ini bisa berkontribusi bagi upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya mutu pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Prof. Dr. H. Badrudin.

Sinergitas Majukan Pendidikan Islam hingga Tingkat Daerah
Kehadiran DPW Perma Pendis NTB disambut hangat sebagai angin segar bagi dunia pendidikan di wilayah setempat. Komitmen sinergitas dan kolaborasi menjadi pemantik utama untuk membawa pendidikan Islam di NTB semakin unggul dan berdaya saing.
Ketua DPW Perma Pendis NTB, Dr. Yudin Citriadin, M.Pd., menyampaikan harapannya agar kehadiran organisasi profesi ini mampu memberikan dampak nyata di seluruh wilayah NTB.
“DPW Permapendis Nusa Tenggara Barat berharap dengan terbentuknya Permapendis di Nusa Tenggara Barat, pendidikan menjadi maju dan mendunia. Kehadiran Permapendis DPW NTB menjadi harapan baru dalam kemajuan pendidikan di setiap kabupaten dan kota di NTB,” ungkap Dr. Yudin Citriadin.

Semangat kolaborasi ini juga ditegaskan oleh Dewan Pakar DPW Permapendis NTB, Dr. H. Jumadi, M.Pd. Ia menyoroti pentingnya kontribusi nyata organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota, khususnya Kabupaten Lombok Tengah.
“Semoga ke depan pendidikan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah semakin maju. Ini menjadi ruang bagi kita untuk bersinergi, bagaimana pendidikan ini memberikan kontribusi ke depannya untuk membangun Kabupaten Lombok Tengah,” tutur Dr. H. Jumadi.
Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Syahdi, S.Pd., M.Pd. Beliau menekankan pentingnya peran pendidikan bagi kemajuan masyarakat daerah.
“Mudah-mudahan ke depan pendidikan di Lombok Tengah semakin maju dan bersinergi, serta bagaimana pendidikan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” harap H. Lalu Syahdi.

Struktur Organisasi yang Komprehensif
Guna menunjang efektivitas dan tata kelola organisasi yang solid, struktur keorganisasian DPW Permapendis NTB tidak hanya terdiri dari unsur pengurus harian. Keorganisasian ini juga dilengkapi dengan unsur Dewan Kehormatan yang beranggotakan Gubernur, Dewan Pakar, Dewan Pembina, serta Dewan Pengawas.
Dengan resminya pengukuhan ini, DPW Permapendis NTB siap bergerak aktif dalam mengawal peningkatan mutu dan tata kelola manajerial lembaga-lembaga pendidikan Islam di seluruh kawasan Nusa Tenggara Barat.***


Komentar