FWPJABAR.COM, CIWIDEY, (KAB. BANDUNG) – SMAN 1 Ciwidey menggelar pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang II Tahun 2026 yang dimulai pada Senin (2/11/2026). Bertempat di kampus SMAN 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, sebanyak 254 siswa dari total 509 peserta mengikuti ujian pada gelombang kedua ini setelah rangkaian persiapan panjang sejak Agustus lalu.
TKA 2026 di SMAN 1 Ciwidey terbagi dalam dua gelombang dengan skema tiga sesi per hari guna mengakomodasi kapasitas sarana laboratorium komputer sekolah.
Wakasek Bidang Humas SMAN 1 Ciwidey, Febriansyach, S.Pd., mewakili Kepala SMAN 1 Ciwidey mengimbau seluruh peserta untuk mengerjakan ujian dengan penuh kejujuran dan sungguh-sungguh demi meraih hasil terbaik.
“Kami mengimbau anak-anak untuk mengerjakan TKA ini dengan jujur dan bersungguh-sungguh. Ketika mengisi survei karakter dan asesmen nasional, mohon diisi secara objektif karena ini akan berpengaruh langsung pada rapor SMAN 1 Ciwidey,” ujar Febriansyach saat ditemui di lokasi ujian, Senin (2/11/2026).
Febriansyach juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, kedisiplinan, dan kerapihan selama pelaksanaan ujian berlangsung. Menurutnya, batasan waktu TKA menuntut fisik yang prima dan ketepatan waktu hadir di sekolah.

Persiapan Matang dan Kendala Teknis Tertanggulangi
Guna menghadapi TKA—yang memuat materi kombinasi dari kelas 10 hingga 12—pihak sekolah telah mengarahkan para guru mata pelajaran (mapel) untuk memetakan porsi materi yang dominan keluar dalam ujian. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan pemantapan, gladi bersih sesuai SOP Kementerian Pendidikan, serta tiga kali try-out.
“Hasil try-out kami menunjukkan lebih dari 60 persen siswa mendapatkan nilai yang baik. Kami berharap ini linier dengan hasil TKA yang sekarang sedang berjalan, meskipun hasilnya nanti baru dirilis secara resmi oleh Kemendikbud,” tambah Febriansyach.
Terkait dengan kendala server pusat yang kerap dihadapi sejumlah sekolah, Febriansyach bersyukur pelaksanaan TKA di SMAN 1 Ciwidey sejak gelombang pertama hingga sesi kedua gelombang kedua berjalan tanpa hambatan berarti.

Skema Ujian dan Sistem Pengawasan Silang
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum SMAN 1 Ciwidey, Arif Novian Nugraha, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan gelombang kedua ini diikuti oleh 254 peserta yang terbagi ke dalam empat ruangan (Ruang 1A, 1B, 2A, dan 2B), di mana setiap ruangan diisi 20 hingga 25 peserta.
“Pelaksanaan TKA berlangsung selama 4 hari per gelombang. Hari pertama menguji Bahasa Indonesia dan Survei Karakter (durasi 75 menit), hari kedua Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar, hari ketiga Matematika/Numerasi, dan hari keempat menguji dua mata pelajaran pilihan,” terang Arif.
Arif menambahkan, sistem ujian menggunakan mode semi-online di mana koneksi internet hanya dipusatkan pada server utama lalu didistribusikan ke komputer klien di tiap ruangan. Untuk menjaga integritas dan objektivitas, pengawasan ujian dilakukan secara silang yang melibatkan tenaga pengajar dari SMA Al-Amanah, SMA Sujaiyah, dan SMA KP Pasirjambo.
“Alhamdulillah tidak ada kendala sistem yang berarti. Kendala kecil di gelombang pertama hanya terkait kelistrikan (token habis), namun langsung teratasi dan sistem ujian kembali normal,” jelasnya.
Mengenai target, Arif optimistis capaian TKA tahun ini dapat melampaui raihan tahun sebelumnya yang berhasil berada di atas rata-rata nasional untuk beberapa mata pelajaran.
Antusiasme dan Kesan Peserta
Di sisi lain, para siswa menyambut TKA dengan ketekunan tinggi meski mengakui tingkat kesulitan soal yang ditawarkan lebih kompleks ketimbang ujian reguler.
Firza Sahputri Nabila, siswa kelas 12-11 SMAN 1 Ciwidey, mengaku telah mengintensifkan waktu belajarnya sejak beberapa bulan terakhir, bahkan rela bangun sejak dini hari untuk mengulas materi.
“Mengikuti TKA ini cukup menantang karena harus menambah waktu belajar dan konsentrasi. Menurut saya TKA ini sangat penting karena menggambarkan nilai rapor kita yang murni dari pengetahuan. Soal-soalnya cukup kompleks dibanding ujian biasa, tapi InsyaAllah bisa dikerjakan dengan baik,” ungkap Firza.
Pelaksanaan TKA Gelombang II di SMAN 1 Ciwidey dijadwalkan terus berlangsung hingga Kamis mendatang dengan penerapan protokol ketat dan kerapihan seragam sekolah. ***


Komentar