SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Manfaat Program RMP 2025 Dirasakan SD Budi Sastra Bandung, Berharap Miliki Ruang Kelas Baru

Manfaat Program RMP 2025 Dirasakan SD Budi Sastra Bandung, Berharap Miliki Ruang Kelas Baru

RMP Tahun 2025 SD Budi Sastra Kota Bandung
Wida Sri Widyaningsih, perwakilan yayasan SD Budi Sastra Kota Bandung

Kota Bandung – Pihak SD Budi Sastra menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung atas bantuan program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) tahun 2025. Bantuan ini menjadi angin segar bagi siswa dari keluarga ekonomi kurang mampu dan sekolah, karena melalui dukungan personal dan operasional, kebutuhan pendidikan kini lebih terfasilitasi dan terjamin keberlanjutannya.

Bagi para siswa yang berisiko putus sekolah, RMP terbukti menjadi penyelamat. Program ini tidak hanya membantu dari sisi finansial, tetapi juga mendorong peningkatan mutu belajar dan pemerataan kesempatan pendidikan.

Pondok Pesantren Nurul Hidayah Malabar Ciamis Padukan Kurikulum Agama dan Kewirausahaan, Cetak Santri Mandiri

“Kami pihak sekolah merasa sangat senang, karena dengan adanya RMP ini bisa membantu mutu pendidikan para siswa,” ungkap Wida Sri Widyaningsih, perwakilan pihak yayasan kepada Forum Wartawan Pebdidikan Jabar, di SD Budi Sastra, Gang Warna Cinta No. 98, RT. 001/003, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Kamis (9/10/2025).

Menurut Wida, bantuan RMP tahun 2025 telah diterima sepenuhnya oleh pihak sekolah dan disalurkan kepada para siswa yang berhak setelah melalui sosialisasi dengan orangtua, tepatnya pada 30 Agustus 2025.

Pemkot Bandung Komitmen Lanjutkan Pembangunan SDN 026 Bojongloa di Tengah Kompleksitas Sengketa dan Penolakan Warga

RMP Tahun 2025 SD Budi Sastra Kota Bandung

Keceriaan terpancar di wajah siswa SD Budi Sastra Kota Bandung

Lanjutnya tidak ada penekanan khusus mengenai tempat berbelanja maupun jenis barang yang harus dibeli. Semuanya diserahkan kepada orangtua, selama masih dalam koridor kebutuhan perlengkapan sekolah anak.

Disdukcapil Kota Bandung Gelar Program Mepeling di SMAN 13 dan SMAN 14, Permudah Siswa Urus KTP-el

Wida pun mengungkapkan kendala yang muncul, terutama soal pelaporan bukti kwitansi dan cap toko. Pasalnya banyak orangtua siswa yang bekerja, baik ayah maupun ibunya, sehingga hanya dapat menyerahkan laporan pada hari Minggu. Pihak sekolah pun menyesuaikan waktu penerimaan laporan sesuai kondisi tersebut.

Terkait barang yang dibeli, Wida menegaskan tidak semua harus baru. Yang terpenting, pembelanjaan dilakukan sesuai kebutuhan dan memprioritaskan perlengkapan yang sudah tidak layak pakai seperti sepatu, tas, seragam, alat tulis, maupun perlengkapan sekolah lainnya.

Dari Kadudampit ke Kancah Dunia: Perjalanan Inspiratif SMA At-Tijaarah di World GreenMech 2026

Sementara untuk bantuan operasional, SD Budi Sastra mengalokasikannya untuk pembangunan gedung baru di lahan kosong seberang sekolah.

RMP Tahun 2025 SD Budi Sastra Kota Bandung

Pihak SD Sastra Kota Bandung, berharap bantian program RMP bisa lebih besar nilainya dan ada alokasi untuk pembangunan sekolah dan kelas

Kontingen Indonesia Gemilang di Ajang World GreenMech 2026 Thailand, Borong Puluhan Medali

“Targetnya, dengan adanya gedung baru, meskipun tidak begitu luas, cukup untuk lapangan, tempat menunggu orang tua, satu ruang kelas, dan tempat menyimpan kendaraan guru-guru. Ini bisa menunjang sarana-prasarana pendidikan,” tutur Wida.

Ia menambahkan, ruang kelas tambahan masih menjadi kebutuhan mendesak sekolah.

MPR RI Bersama AKSPI Bandung Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Tegaskan Benteng Kebangsaan di Era Digital

“Mungkin kalau ruang kelas barunya bisa di RMP tahun depan. Sekolah kami masih kekurangan ruang, idealnya butuh empat ruangan lagi. Untuk sekarang kami jalani dulu dengan fasilitas yang ada,” ujarnya.

Selain pembangunan, bantuan operasional juga digunakan untuk pengadaan alat pembelajaran berupa satu unit laptop yang akan dipakai dalam pelaksanaan ANBK dan kegiatan administrasi sekolah.

RMP Tahun 2025 SD Budi Sastra Kota Bandung

SD Budi Sastra Kota Bandung, di Gang Warna Cinta No. 98, RT. 001/003, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung

“Kalau secara pribadi, kami berharap khususnya bantuan personal bisa dikelola kembali oleh sekolah, karena sekolah tahu kebutuhan siswa dan kualitas barang yang sesuai dengan anggaran,” pungkasnya.

Fokus Sekolah: Hafalan Quran, Budaya, dan Ekskul Seimbang

Selain memanfaatkan bantuan RMP, SD Budi Sastra juga terus memperkuat karakter dan pembiasaan siswa. Sekolah memiliki visi agar setiap lulusan mampu hafal surat-surat pendek Al-Qur’an, memahami makna bacaan salat, serta menanamkan nilai kebangsaan dan budaya lokal.

“Setiap hari kami lakukan pembiasaan yang berbeda. Kalau Senin biasanya membaca surat-surat pendek, Selasa menyanyikan lagu kebangsaan, lalu ada lagu-lagu Sunda dan tari tradisional,” jelas Wida.

Di bidang ekstrakurikuler, Pramuka menjadi kegiatan prioritas yang paling diminati, disusul oleh futsal putri, yang kini peminatnya hampir menyamai futsal putra. Sekolah menilai kegiatan tersebut penting untuk membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat sportivitas di kalangan siswa. (FWP)***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Populer Bulan Ini

Pilihan Editor

×
×